Kiper Everton tak Rayakan Gol Langkanya
Kamis, 5 Januari 2012 | 11:19 WIB
Mencetak gol secara tak sengaja dari tendangan jarak jauh di daerahnya sendiri, Tim Howard malah lebih bersimpati pada kiper lawan yang kemudian justru menang atas timnya.
Tim Howard tak ingin meluapkan kegembiraan, kendati dirinya baru saja menjadi penjaga gawang ke-4 yang behasil mencetak gol dalam sejarah Liga Inggris. Gol yang dicetak Howard jauh dari posisinya itu, terjadi dalam laga kandang Everton menjamu Bolton Wanderers, Rabu (4/1), di mana tim tuan rumah sendiri akhirnya harus kalah.
Dalam pertandingan itu, tepatnya pada menit ke-63, kiper asal Amerika Serikat (AS) tersebut melakukan tendangan first-time dari sebuah operan belakang, untuK membuang bola. Namun ketika memasuki area pertahanan Bolton, bola ternyata malah berbelok (akibat angin) melewati kiper lawan, Adam Bogdan yang tak berdaya, dan gol.
Howard yang mencatatkan penampilan ke-250 bersama Everton malam itu, usai kejadian gol 'tak disangka' tersebut, tidak bereaksi gembira dan malah bersimpati pada Bogdan. Ia hanya membalikkan badan dan berjalan menuju gawangnya sendiri, sementara rekan-rekannya mendekati memberi ucapan selamat.
"Itu bukanlah posisi yang enak untuk dirasakan (bagi Bogdan)," kata Howard. "Saya sudah pernah dalam posisi itu sebelumnya, dulu, sudah lama sekali. Dan itulah sebabnya kenapa saya tidak merayakan gol ini," jelasnya lagi.
Dalam sejarah Liga Inggris 20 tahun terakhir, tiga kiper lainnya yang pernah mencetak gol adalah Peter Schmeichel (2001), Brad Friedel (2004), serta Paul Robinson pada 2011 lalu. Sayangnya, dalam laga ini, Howard kemudian justru kebobolan dua gol, yang membuat timnya kalah 2-1 dari Bolton.
"Saya (sebenarnya) senang saja kami memimpin (skor) saat itu, dan berharap terus memimpin hingga menang dan meraih tiga poin. Tapi, itu (kebobolan dari jarak jauh) bukanlah yang menyenangkan bagi seorang kiper. Menyedihkan malah," ujar Howard lagi.
Tendangan jauh Howard memang masuk ke dalam jala gawang Bogdan akibat kencangnya angin yang bertiup sepanjang pertandingan. Di laga yang digelar di Goodison Park itu, kedua tim tercatat kerap kali membuat kesalahan umpan dan tendangan, akibat angin yang luar biasa kencang.
"Anda bisa lihat semua orang melakukan kesalahan dengan bola. Para bek pun selalu salah membuang bola keluar, yang mustinya bisa mereka tendang jauh ke depan," lanjut Howard. "Saya rasa, (keberadaan) angin adalah kondisi terberat yang harus dihadapi saat bermain. Salju, hujan, matahari, tidak masalah. Tapi angin bisa benar-benar menyulitkan Anda," katanya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
B-FILES
Harga Emas Antam Jumat 15 Mei 2026 Anjlok Rp 20.000 Jadi Segini




