Tanah Bogor Rawan Longsor
Jumat, 6 Januari 2012 | 18:17 WIB
Bogor merupakan titik embun dan berada di pegunungan sehingga menjadi tempat berkumpulnya awan konvektif yang cepat sekali membentuk awan Comulun nimbus yang menjadi hujan dan angin kencang
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Stasiun Klimatologi, Dramaga, Kota Bogor, Jawa Barat mengimbau masyarakat yang tinggal di bantaran sungai untuk mewaspadai puncak musim hujan yang terjadi pada pertengahan Januari.
Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Klimatologi Dramaga, Hendry Antoro di Bogor, hari ini menyebutkan, pada pertengahan Januari hujan berpotensi turun di wilayah Bogor selama satu hari penuh.
"Jika hujan sehari penuh berpotensi terjadinya longsor. Karena tanah di Bogor yang labil, bila terkena hujan terus-terusan akan jenuh dan menyebabkan longsor," katanya.
Dikatakannya, memasuki bulan Januari merupakan awal masuknya musim hujan. Hujan akan mengguyur sejumlah wilayah di pulau Jawa.
Terjadi tekanan rendah di Australia menyebabkan Bumi Utara juga mengalami tekanan rendah. Kondisi ini menyebabkan terjadinya pertemuan angin di atas Laut Jawa. Sehingga menyebabkan hujan turun di wilayah Jawa dan sekitarnya.
"Mengingat wilayah Bogor ini merupakan titik embun dan berada di kawasan pegunungan sehingga menjadi tempat berkumpulnya awan konvektif yang cepat sekali membentuk awan CB (Comulun nimbus) yang menjadi hujan dan angin kencang," katanya.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Stasiun Klimatologi, Dramaga, Kota Bogor, Jawa Barat mengimbau masyarakat yang tinggal di bantaran sungai untuk mewaspadai puncak musim hujan yang terjadi pada pertengahan Januari.
Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Klimatologi Dramaga, Hendry Antoro di Bogor, hari ini menyebutkan, pada pertengahan Januari hujan berpotensi turun di wilayah Bogor selama satu hari penuh.
"Jika hujan sehari penuh berpotensi terjadinya longsor. Karena tanah di Bogor yang labil, bila terkena hujan terus-terusan akan jenuh dan menyebabkan longsor," katanya.
Dikatakannya, memasuki bulan Januari merupakan awal masuknya musim hujan. Hujan akan mengguyur sejumlah wilayah di pulau Jawa.
Terjadi tekanan rendah di Australia menyebabkan Bumi Utara juga mengalami tekanan rendah. Kondisi ini menyebabkan terjadinya pertemuan angin di atas Laut Jawa. Sehingga menyebabkan hujan turun di wilayah Jawa dan sekitarnya.
"Mengingat wilayah Bogor ini merupakan titik embun dan berada di kawasan pegunungan sehingga menjadi tempat berkumpulnya awan konvektif yang cepat sekali membentuk awan CB (Comulun nimbus) yang menjadi hujan dan angin kencang," katanya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
B-FILES
Harga Emas Antam Jumat 15 Mei 2026 Anjlok Rp 20.000 Jadi Segini




