DPR-Polda Bahas Persoalan Keamanan di Jakarta

Selasa, 17 Februari 2015 | 13:01 WIB
BM
B
Penulis: Bayu Marhaenjati | Editor: B1
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Unggung Cahyono
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Unggung Cahyono (Istimewa)

Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI melakukan pertemuan dengan Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Unggung Cahyono, di Mapolda Metro Jaya, hari ini. Kedua pihak membahas persoalan keamanan di Jakarta dan sekitarnya, termasuk permasalahan pengamanan banjir.

Unggung mengatakan, pertama pihaknya membahas permasalahan penanggulangan preman. "Hasilnya sangat bagus, yang mana kemarin kami sudah gelar dan kami sampaikan Jakarta harus aman (dari premanisme)," ujar Unggung, di Mapolda Metro Jaya, Selasa (17/2).

Dikatakan Unggung, permasalahan kedua terkait pencurian dengan kekerasan, pencurian dengan pemberatan dan kasus begal atau pencurian kendaraan bermotor yang meningkat di daerah Depok.

"Di Depok itu ada dua kelompok. Satu kelompok anak SMA. Tiga pelaku sudah ditangkap dan dua masih daftar pencarian orang (DPO). Satunya, kelompok Lampung. Kami sudah bentuk tim dan datang ke Lampung. Sudah tertangkap tiga pelaku," ungkapnya.

Ia menambahkan, di daerah Depok ada 11 tempat kejadian perkara (TKP) kasus pembegalan sepeda motor.

"Para pelakunya militan. Depok ada dua orang korban meninggal dunia, langsung dibacok. Anggota kemarin menggerebek di Lampung ada yang tertembak juga tangannya. Karena itu, kemari, kami buat tim gabungan Depok, Tangerang, di-backup Ditreskrimum Polda Metro Jaya," jelasnya.

Ketiga, tambahnya, masalah narkotika. "Hasilnya, cukup signifikan. Pertama, ganja di Jakarta Barat ada 1,2 ton, lalu dikembangkan dapat dua ton. Ada tiga tersangka, pertama inisial N, Z, dan R," katanya.

Selain itu, membahas masalah banjir. Unggung mengungkapkan, pihaknya telah bersinergi dengan Pemerintah DKI Jakarta dan TNI dalam mengatasi penanggulangan banjir dan pengamanan.

"Termasuk tadi diterangkan banjir paling parah ada di Kelapa Gading, Jalan S. Parman, dan Tangerang Kota," tandasnya.

Sementara itu, Komisi III DPR RI mengapresiasi kinerja Polda Metro Jaya dalam mengatasi banjir dan mengelola keamanan di Jakarta.

"Kami apresiasi kepada Polda, dalam kurun waktu musibah banjir di Provinsi DKI dapat diantisipasi, tentunya bekerja sama dengan TNI. Sehingga, warga yang terisolasi dapat dievakuasi keluar, ditampung di sebuah tempat agar bisa diakomodir," kata Ketua Komisi III DPR RI, Azis Syamsuddin.

Azis menuturkan, pihaknya juga mengapresiasi permasalahan begal, narkotika, dan pengamanan di Jakarta dan sekitarnya.

"Kami minta Pak Kapolda untuk terus meningkatkan upaya menekan kejahatan, khususnya dalam hal narkotika dan dalam rangka pelayanan terhadap masyarakat, menjaga keamanan serta ketertiban," tukasnya.

Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak juga membahas dugaan kasus penganiayaan terhadap dua perwira menengah polisi, Kompol Budi Hermanto dan Kompol Teuku Arsya Khadafi, yang diduga dilakukan oknum TNI AL pada saat operasi penertiban atau razia di Bengkel Cafe, SCBD, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, termasuk pengamanan Hari Raya Imlek.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon