Juniver: Ada Yang Inginkan Peradi Status Quo
Jumat, 27 Maret 2015 | 21:36 WIB
Makassar - Kandidat Ketua Umum (Ketum) Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi), Juniver Girsang, mengecam pernyataan Ketum Otto Hasibuan yang menyebutkan ada ancaman keamanan sehingga Musyawarah Nasional (Munas) II organisasi tunggal advokat ini ditunda lebih dari enam jam.
"Saya sudah bertemu dengan Kapoltabes Makassar yang memastikan tidak ada ancaman gangguan keamanan seperti yang dijadikan alasan menskors Munas," tegas Juniver, Jumat malam, di Makassar, Sulaesi Selatan.
Juniver menduga, isu adanya ancaman keamanan sengaja dipakai oleh pihak-pihak tertentu dengan tujuan menunda pelaksanaan Munas dan memindahkan tempat penyelenggaraan forum lima tahunan ini. "Setelah penundaan, nantinya akan dibuat seolah status quo. Lalu, orang-orang pengurus DPN (Dewan Pimpinan Nasional) akan mengambil alih," tudingnya.
Juniver menyerukan kepada seluruh utusan dari seluruh pengurus Peradi di Indonesia untuk melanjutkan forum Munas hingga selesai diselenggarakannya pemilihan ketua umum baru. "Janganlah status quo sengaja diciptakan dengan mengorbankan forum Munas dan kepentingan yang jauh lebih besar," tegasnya.
Sementara itu, calon Ketum lainnya, Humphrey Djemat, menilai Munas kali ini merupakan penyelenggaraan yang paling buruk. "Semestinya Otto berjiwa besar dengan meminta sungguh-sungguh kepada peserta yang datang untuk melaksanakan Munas sesuai jadwal. Kenapa Otto seperti dengan sengaja membiarkan Munas yang baru saja dibuka dengan (menyulut) kericuhan?" ucap Humphrey yang juga Ketum Asosiasi Advokat Indonesia (AAI).
Humphrey menambahkan, aspirasi yang disuarakan oleh kubunya, yakni one man one vote atau setiap anggota Peradi memiliki hak suara untuk memilih Ketum, sepenuhnya bertujuan untuk menjadikan Peradi sebagai organisasi besar dan menerapkan cara-cara yang demokratis.
"Mana mungkin saya bisa mengatur peserta Munas yang begitu banyak untuk setuju dengan cara pemilihan one man one vote. Advokat itu cerdas, tidak bisa diatur-atur. Tapi sistem inilah yang muncul dari floor," tandas Humphrey.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
B-FILES
Harga Emas Antam Jumat 15 Mei 2026 Anjlok Rp 20.000 Jadi Segini




