Biru dan Pesawat di Peragaan Busana Chanel
Rabu, 25 Januari 2012 | 01:55 WIB
Warna biru menjadi inspirasi Chanel untuk musim semi diperagakan dalam ruangan berinterior pesawat.
Selalu ada yang berbeda dan baru jika Chanel melangsungkan peragaan busana.
Akhir tahun 2011 lalu, Chanel menggelar peragaan busana dengan desain interior ala India.
Awal tahun ini, untuk memeragakan koleksi adibusana (haute couture) Spring 2012, Chanel menyiapkan panggung bergaya interior pesawat terbang.
Ruangan di gedung Grand Palais, Paris, Selasa (24/1) diubah menjadi seperti lorong dalam pesawat terbang komersil.
Tempat duduk para tamu juga dibuat menyerupai pesawat. Tentu, kesan berada di pesawat terbang juga tidak lengkap tanpa adanya kru kapal yang bertugas melayani, alias pramugari.
Sebelum acara dimulai, para "pramugari" pun menawarkan sampanye kepada para tamu undangan.
"Setelah karpet merah, kini saatnya karpet biru," ujar Karl Lagerfeld, kepala desainer Chanel mengomentari desain interior peragaan busananya.
Alasan mengapa ia mendesain ruang peragaan busananya seperti interior pesawat terbang komersil, Lagerfeld berujar, "Saya suka pesawat terbang. Tak ada tempat yang lebih menenangkan [selain pesawat terbang]. Penumpang di sebelah Anda akan terpaku dengan layar di hadapannya, tak ada suara ponsel. Sangat menenangkan."
Desain ruangan ala pesawat terbang ini sayangnya membatasi ruangan untuk peragaan. Sehingga peragaan harus dilakukan dua kali di hari yang sama supaya bisa menampung para undangan.
Biru, biru, biru
Dikabarkan, untuk peragaan busana kali ini Chanel menggunakan sekitar 154 jenis warna biru untuk keseluruhan koleksinya.
Koleksi musim semi Chanel banyak menggunakan detail yang mengubah siluet. Seperti kerah, ada yang lebar, membulat, dan chimney, ada pula lengan gembung, siluet linear, pinggul rendah, dan gaun-gaun.
Koleksi klasik khas Chanel blazer, bordir, tweed, coat, celana, dan rok panjang memanjakan mata para hadirin yang dikelilingi warna-warna biru yang menenangkan.
Selalu ada yang berbeda dan baru jika Chanel melangsungkan peragaan busana.
Akhir tahun 2011 lalu, Chanel menggelar peragaan busana dengan desain interior ala India.
Awal tahun ini, untuk memeragakan koleksi adibusana (haute couture) Spring 2012, Chanel menyiapkan panggung bergaya interior pesawat terbang.
Ruangan di gedung Grand Palais, Paris, Selasa (24/1) diubah menjadi seperti lorong dalam pesawat terbang komersil.
Tempat duduk para tamu juga dibuat menyerupai pesawat. Tentu, kesan berada di pesawat terbang juga tidak lengkap tanpa adanya kru kapal yang bertugas melayani, alias pramugari.
Sebelum acara dimulai, para "pramugari" pun menawarkan sampanye kepada para tamu undangan.
"Setelah karpet merah, kini saatnya karpet biru," ujar Karl Lagerfeld, kepala desainer Chanel mengomentari desain interior peragaan busananya.
Alasan mengapa ia mendesain ruang peragaan busananya seperti interior pesawat terbang komersil, Lagerfeld berujar, "Saya suka pesawat terbang. Tak ada tempat yang lebih menenangkan [selain pesawat terbang]. Penumpang di sebelah Anda akan terpaku dengan layar di hadapannya, tak ada suara ponsel. Sangat menenangkan."
Desain ruangan ala pesawat terbang ini sayangnya membatasi ruangan untuk peragaan. Sehingga peragaan harus dilakukan dua kali di hari yang sama supaya bisa menampung para undangan.
Biru, biru, biru
Dikabarkan, untuk peragaan busana kali ini Chanel menggunakan sekitar 154 jenis warna biru untuk keseluruhan koleksinya.
Koleksi musim semi Chanel banyak menggunakan detail yang mengubah siluet. Seperti kerah, ada yang lebar, membulat, dan chimney, ada pula lengan gembung, siluet linear, pinggul rendah, dan gaun-gaun.
Koleksi klasik khas Chanel blazer, bordir, tweed, coat, celana, dan rok panjang memanjakan mata para hadirin yang dikelilingi warna-warna biru yang menenangkan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
B-FILES
Harga Emas Antam Jumat 15 Mei 2026 Anjlok Rp 20.000 Jadi Segini




