KBRI Madrid Gelar Fiesta de Ramadhan
Senin, 29 Juni 2015 | 18:53 WIB
Jakarta - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Madrid, Spanyol, pada Sabtu (27/6) lalu menggelar Fiesta de Ramadhan, yang dikemas menjadi acara buka puasa bersama bernuansa Jawa Barat, Mungguhan.
Acara yang dihadiri kalangan diaspora Indonesia dan korps diplomatik negara-negara Islam, diisi pembacaan ayat-ayat suci Al Qur’an oleh Muhammad Hiyar, staf KBRI Madrid dan tausiah Ramadan yang disampaikan Mohammad Risdaya, teknisi senior dari Airbus.
Duta Besar RI untuk Kerajaan Spanyol, Yuli Mumpuni, mengatakan Mungguhan adalah tradisi makan bersama seluruh anggota keluarga, kerabat, dan sahabat untuk saling bermaafan serta mengungkapkan rasa syukur pada bulan Suci Ramadhan.
"Sebagai negara berpenduduk muslim terbesar di dunia, Indonesia mempunyai tradisi menyambut bulan suci Ramadhan. Tradisi ini sangat menarik karena tiap daerah atau suku berbeda," kata Yuli melalui siaran pers yang diterima Beritasatu.com, Senin (29/6).
Yuli mengatakan, Fiesta de Ramadhan merupakan kegiatan promosi warisan budaya kuliner Indonesia, khususnya kuliner tradisi Ramadan. Disebutkan, terdapat beragam tradisi di kalangan masyarakat Indonesia. Di Jawa Barat dikenal istilah Mungguhan, di Nanggroe Aceh Darussalam Meugang, Dugderan dikenal di Semarang (Jawa Tengah), dan Apeman di Surabaya (Jawa Timur).
"Saat ini, kami menggelar tradisi Mungguhan. Kami menyajikan aneka ragam menu tradisional Indonesia. Kolak dipilih sebagai menu pembuka," jelas Yuli.
Dia mengatakan, kolak dibuat manis karena ajaran Nabi Muhammad SAW, yang mencontohkan kebiasaan berbuka puasa dengan makanan yang manis untuk mengembalikan energi. "Kolak dapat dikatakan sebagai makanan khas bulan Ramadan di Indonesia," katanya.
Sementara itu, sebagai menu utama dipilih sajian yang mengandung makna. Sebagai makanan pembuka para tamu disuguhkan bakwan Malang dan bakso daging bulat-bulat yang merupakan simbol dari kebulatan tekad umat Islam melaksanakan ibadah puasa pada bulan Ramadan.
Fiesta de Ramadhan dalam tradisi mungguhan tersebut juga merupakan kegiatan promosi warisan budaya kuliner Indonesia, khususnya kuliner tradisi Ramadan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
B-FILES
Harga Emas Antam Jumat 15 Mei 2026 Anjlok Rp 20.000 Jadi Segini




