Tim Transisi Diminta Evaluasi Piala Kemerdekaan
Senin, 24 Agustus 2015 | 12:03 WIB
Jakarta - Sebagai penyelenggara turnamen Piala Kemerdekaan, Tim Transisi diminta evaluasi dan membenahi beberapa kekurangan dan masalah-masalah yang terjadi di lapangan sepakbola.
Pengamat sepakbola Ari Junaedi mengakui Piala Kemerdekaan adalah liga sementara pengganti Indonesia Super League (ISL). Maka ia berharap, sebagai operator, Tim Transisi bekerja secara profesional dan cepat tanggap dalam berbagai hal.
"Kalau Tim Transisi menginginkan adanya kemajuan dan perubahan tata kelola sepakbola ini, harus secepatnya dilakukan agar masalah tersebut tidak berlarut-larut terjadi. Seperti kurangnya publikasi yang berakibat sepinya penonton, saya menilai persiapan yang dilakukan tim transisi ini belum dilakukan dengan baik, dilakukan secara mendadak dan seolah kejar target," katanya ketika dihubungi SP, Senin (24/8).
Menurutnya, memang tidak mudah bagi Tim Transisi langsung memberikan hasil yang memuaskan dan pasti ada kekurangan di beberapa titik. Oleh karena itu, ada baiknya bila penyelenggara merangkul stake holder sepakbola terkait seperti PSSI.
"Namun itu pun bila keduanya berkenan dan mau. Kalau tidak, cepat benahi dan jangan ulangi kesalahan atau kekurangan itu, apalagi pemerintah memang ingin mereformasi tata kelola sepakbola nasional dan berharap lebih baik.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
B-FILES
Harga Emas Antam Jumat 15 Mei 2026 Anjlok Rp 20.000 Jadi Segini




