Fatimah Naik Aviastar Bersama 2 Anak Balitanya
Sabtu, 3 Oktober 2015 | 11:12 WIB
Makassar - Dari tujuh penumpang Aviastar yang dinyatakan hilang sejak Jumat sore, terdapat pegawai Staf Otoritas Bandara Andi Djemma, Masamba, Luwu Utara, Nurul Fatimah Muhajir dan dua buah hatinya, Raya (3) dan Afif (1). Fatimah (bukan Fatir seperti yang diumumkan di posko kemarin), beralamat di Jalan Sunu 2 Kelurahan Suangga, Kecamatan Tallo, Makassar, selama ini dia tugas sebagai staf di bandara.
Fatimah dalah putri pasangan Muhajir dan St Hadijah, menurut Muhajir, putrinya itu bersama dua cucunya berangkat ke Makassar dengan Aviastar. Rencananya ia akan menghadiri pesta pernikahan keluarga. Ia meninggalkan suaminya Kamaruddin Usman di Masamba.
Pihak keluarga berharap, Fatimah dan anaknya serta seluruh penumpang bisa ditemukan selamat, sedangkan informasi yang diperoleh keluarga, Sabtu (3/10) dari posko pencarian Aviastar di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar di Maros, Sabtu (3/10) belum ada tanda-tanda pesawat yang mengangkut 10 orang, tiga kru dan 7 penumpang itu ditemukan setelah hilang kontak sekitar 11 menit setelah take off atau pukul 14.36 WITA, Jumat kemarin.
Sementara itu, istri pilot Capt Iri Afriadi, Risma yang dihubungi Suara Pembaruan, Sabtu (3/1) mengaku kaget menyaksikan berita hilangnya pesawat dengan nomor penerbangan MV 7503 yang dipiloti suaminya itu.
"Saya mengetahui pesawat yang dipiloti suami saya hilang setelah menyaksikan berita di TV," kata Ibu dua anak.
Dengan suara yang parau Risma menyampaikan harapannya agar suaminya dan seluruh penumpang bisa segera ditemukan dan dia terus beroda semoga semuanya dalam keadaan selamat.
"Saya sekarang tinggal di Papua bersama anak-anak, ada rumah di Citra Land Makassar tapi belum rampung," katanya.
Hingga Sabtu siang, keluarga penumpang Aviastar terus berdatangan di posko pencarian penumpang Avianstar di Bandara Sultan Hasanuddin.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
B-FILES
Harga Emas Antam Jumat 15 Mei 2026 Anjlok Rp 20.000 Jadi Segini




