Tentara Prancis Tewas saat Terbang "Wingsuit"

Minggu, 27 Desember 2015 | 05:04 WIB
HA
B
Penulis: Happy Amanda Amalia | Editor: B1
Dua orang sedang terbang wingsuit, 16 Juli 2014, dari puncak Le Brevent. Lokasi itu menjadi tempat tewasnya seorang tentara Prancis (39 tahun), pada saat mencoba terbang wingsuit, Sabtu, 26 Desember 2015. Kegiatan olahraga ini dianggap sebagai salah satu yang paling berbahaya.
Dua orang sedang terbang wingsuit, 16 Juli 2014, dari puncak Le Brevent. Lokasi itu menjadi tempat tewasnya seorang tentara Prancis (39 tahun), pada saat mencoba terbang wingsuit, Sabtu, 26 Desember 2015. Kegiatan olahraga ini dianggap sebagai salah satu yang paling berbahaya. (AFP Photo / Philippe Desmazes/AFP Photo / Philippe Desmazes)

Grenoble – Seorang tentara Prancis berusia 39 tahun tewas, Sabtu (26/12) waktu setempat setelah mencoba terbang wingsuit (terbang dengan menggunakan pakaian bersayap lalu turun dengan menggunakan parasut, red.)

Pria tersebut tewas setelah melompat dari ketinggian 2.525 meter dari puncak Le Brevent di Pegunungan Alpen Prancis.

"Pada saat rekannya yang lain mendarat di tanah, dia menyadari ada sesuatu yang salah. Dia kemungkinan jatuh di gunung," ujar petugas penyelamat, seraya memastikan kematian tentara itu.

Upaya pencarian pun membuahkan hasil, jenazah tentara itu ditemukan di ketinggian 2.100 meter. Pihak berwenang segera membuka proses penyelidikan tentang kecelakaan ini.

Sebelumnya, pada Oktober, warga Amerika, Johnny Strange tewas di Pegunungan Alpen, Swiss karena mencoba terbang wingsuit.

Terbang wingsuit rata-rata bisa berlangsung hampir satu menit, delapan detik, dengan kecepatan mencapai 200 kilometer per jam.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon