Ini Mengapa Sugito Sempat Diduga Pelaku Teror Thamrin

Minggu, 17 Januari 2016 | 17:04 WIB
BM
YD
Penulis: Bayu Marhaenjati | Editor: YUD
Detik-detik teroris di Gedung Sarinah sebelum meledakkan diri.
Detik-detik teroris di Gedung Sarinah sebelum meledakkan diri. (YouTube)

Jakarta - Polisi awalnya menduga salah satu korban tewas bernama Sugito, merupakan bagian dari kelompok terduga pelaku penebar teror di Starbucks dan Pos Polisi Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat. Namun, setelah pengecekan dan pendataan tenyata yang bersangkutan merupakan warga sipil.

"Mengapa Sugito kami duga pelaku, saksi mata melihat dia berjalan berbarengan dengan pelaku yaitu berinisial DJK. Kami menduga dua-duanya pelaku," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Mohammad Iqbal, di Mapolda Metro Jaya, Minggu (17/1).

Iqbal menambahkan, Sugito sempat diduga sebagai orang berinisial S yang dicari polisi. Ada kesamaan nama.

"Kami menemukan identitas di sakunya bersangkutan bernama Sugito. Dari mapping tim gabungan, namanya seperti yang kami cari terduga jaringan teroris berinisial S. S ini sangat intens berkomunikasi dengan pelaku yang meninggal dunia bernama DJK," ungkapnya.

Ia menyampaikan, setelah pengecekan terhadap keluarga, polisi memastikan Sugito merupakan warga sipil, dan bukan bagian dari pelaku.

"Tim kami sudah kroscek, kehidupan korban adalah seorang kurir. Keluarganya sudah hadir dan dicocokkan," katanya.

Ia menyampaikan, jumlah korban meninggal ada delapan orang, yaitu empat pelaku dan empat warga sipil.

"Satu pelaku meninggal dunia dengan meledakkan diri di dalam Starbucks. Dua orang dilumpuhkan di area parkir. Kemudian, DJK sebagai eksekutor pengeboman pos lalu lintas. Jumlah pelaku empat," tandasnya.

Depalan orang yang meninggal adalah Rico Hermawan, Sugito, Amer Quali Taher, Rais Karna, Ahmad Muhazin, Muhammad Ali, Dian Joni Kurniadi, dan Afif alias Sunakim.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon