Sempat Sakit Jantung, Lino Datangi Bareskrim
Kamis, 4 Februari 2016 | 14:29 WIBJakarta - Mantan Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II Richard Joost Lino kembali muncul di Bareskrim Kamis (4/2). Lino datang bersama kuasa hukumnya, Frederich Yunadi.
Tapi, baik Lino maupun Frederich, belum mau berkomentar terkait kedatangannya di Bareskrim. Mereka langsung masuk untuk menemui penyidik yang telah menunggunya.
Menurut Kabag Anev Bareskrim Polri, Kombes Hadi Ramdani, penyidik memang menjadwalkan pemeriksaan terhadap Lino.
"Iya hari ini diperiksa penyidik untuk dimintai keterangan tambahan," kata Hadi. Ini adalah pemeriksaan Lino yang keenam kalinya.
Seperti diberitakan dalam kasus ini BPK telah melakukan audit dan menemukan total kerugian negara sebesar Rp. 37.970.277.778.
Dalam kasus ini mantan Direktur Teknik PT Pelindo II Ferialdi Noerlan (FN) telah jadi tersangka.
Tak hanya FN, Lino juga dibidik dalam kasus ini. Dia sebelumnya sudah diiperiksa polisi bersama dengan 75 saksi lain.
Sebelumnya Kabareskrim Komjen Anang Iskandar juga telah memberi sinyal untuk tak mau kalah dengan langkah KPK yang telah menetapkan Lino sebagai tersangka.
Menurut Anang adalah wajar jika KPK lebih dulu mengenakan status tersangka terhadap RJ Lino pasalnya KPK sudah lebih dulu menyidik kasus ini. Yaitu sejak 2010 atau lima tahun silam sementara Bareskrim baru sejak Agustus 2015 silam.
Anang juga telah mengatakan saat ini penyidiknya sudah menemukan fakta dan bukti yang mengarah ke dugaan keterlibatan Lino di kasus yang diyakini membuat Komjen Budi Waseso alias Buwas digeser menjadi Kepala BNN itu.
Namun belum jelas apakah Lino diduga ikut sebagai pelaku penyertaan dan bersama-sama dengan Noerlan ataukah berdiri sendiri dengan kejahatan yang baru.
Bareskrim saat itu masih mempunyai kendala dalam penyelesaian perhitungan kerugian negara yang belum keluar dari BPK. Kini kendala itu sudah teratasi.
Pada Jumat (29/1) lalu Lino dijadwalkan untuk diperiksa KPK sebagai tersangka. Namun dia tidak muncul dan mengaku sakit jantung.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
B-FILES
Harga Emas Antam Jumat 15 Mei 2026 Anjlok Rp 20.000 Jadi Segini




