Kasus Kopi, Penyidik Temui Polisi Australia

Jumat, 26 Februari 2016 | 19:47 WIB
BM
YD
Penulis: Bayu Marhaenjati | Editor: YUD
Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Khrisna Murti saat memberi keterangan pelaku pemerkosaan JPO di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, 27 November 2015.
Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Khrisna Murti saat memberi keterangan pelaku pemerkosaan JPO di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, 27 November 2015. (BeritaSatu.com/Priska Sari Pratiwi)

Jakarta - Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, terbang menemui Polisi Australia (AFP) untuk berkoordinasi terkait penyidikan kasus kopi beracun yang menewaskan Wayan Mirna Salihin, dengan tersangka Jessica Kumala Wongso, Rabu (24/2) kemarin.

"Betul bahwa ada penyidik kami ke Australia. Saya berangkat untuk melakukan negosiasi dengan Kepala AFP. Sudah ada approval, jadi ini ada kerja sama antara Indonesia dan Australia," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Krishna Murti, di Mapolda Metro Jaya, Jumat (26/2).

Dikatakan Krishna, polisi Australia bakal membantu penuh penyidikan kasus kopi beracun ini.

"Jadi nanti penyidikan full dibantu oleh polisi Australia, dan ada penyitaan mereka bisa melakukan. Penyidik masih bekerja di Australia, kami sudah dapat update cukup signifikan dalam yang dapat membuat kasus ini lebih terang lagi," ungkapnya.

Menyoal apa yang didapat di Australia, Krishna enggan menyampaikannya karena masuk ke dalam materi penyidikan. "Nanti dibuka di pengadilan. Insya Allah kami makin yakin," tandasnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon