Selangkah Lagi India Wujudkan DIRE
Jumat, 11 Maret 2016 | 19:09 WIB
Mumbai - India bersiap untuk membuka peluang bagi Dana Investasi Real Estate (DIRE) setelah pemerintah setuju mengapus pajak distribusi dividen (DDT) pada jenis investasi ini.
Kebijakan ini akan memberi opsi baru para pengembang komersial untuk mendapatkan likuiditas, dan juga memberi peluang para investor retail untuk berpartisipasi di pasar real estate yang sedang tumbuh.
DDT selama ini dianggap sebagai hambatan terakhir listing DIRE di India.
"Kami harap akan ada beberapa listing tahun ini," kata Anuj Puri, bos perusahaan jasa real estate JLL India.
"Saat ini ada sekitar 229 juta kaki persegi ruang perkantoran di India yang sejalan dengan DIRE. Dengan asumsi 50% dari itu terdaftar, kami perkirakan total listing DIRE senilai US$ 18,5 miliar."
Pembahasan soal DIRE sudah berlangsung beberapa tahun tapi belum terwujud karena masalah pajak.
DIRE memiliki properti dan pendapatan sewa didistribusikan di kalanagan investor. Saat ini, pajak dividen atau DDT diterapkan 15% pada pemilik aset yang menjadi kendaraan investasi ini (special purpose vehicles/SPV) sehingga membuat DIRE kurang atraktif.
Menurut menteri keuangan India, distribusi pendapatan investasi DIRE dan infrastruktur bakal tidak dikenakan DDT.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
B-FILES
Harga Emas Antam Jumat 15 Mei 2026 Anjlok Rp 20.000 Jadi Segini




