The Raid, Mengejar Bandar Narkoba
Senin, 19 Maret 2012 | 13:36 WIB
The Raid sudah mendulang sukses di kancah internasional
Sukses dengan film Merantau pada tahun 2009, PT. Merantau Films meluncurkan karya keduanya, The Raid yang kembali dibintangi oleh Iko Uwais dan Yayan Ruhian dengan Ray Sahetapy, Donny Alamsyah, Pierre Gruno dan atlet Judo Indonesia, Joe Taslim.
Dibesut oleh produser asal Wales, Gareth Huw Evans, The Raid menceritakan perjalanan anggota khusus dalam misi mereka menangkap satu bandar narkotik kejam di sebuah gedung 30 lantai.
"The Raid bukan hanya sekadar film dengan adegan laga, tapi juga mengajarkan kita semua tentang kekuatan sebuah perjuangan, bertahan hidup, dan melihat kebenaran di dunia ini," tutur Gareth.
Sejak digarap pada tahun lalu, The Raid sudah mendulang beragam penghargaan bergengsi di kancah perfilman Internasional seperti Cadillacs People's Award di Toronto International Film Festival 2011 dan The Best Film sekaligus Audience Award di Jameson Dublin International Film Festival 2012.
Tak hanya menuai prestasi di mancanegara, film yang diproduseri oleh Ario Sagantoro ini juga mampu memberi inspirasi pada beberapa ilustrator terbaik Indonesia yang dihadirkan dengan kerjasama Mizan Publishing untuk merekam setiap adegan dalam bentuk ilustrasi gambar di komik. Keseluruhan karya ini dapat diperoleh di toko-toko buku di Indonesia.
"Ada enam orang ilustrator yang kita pakai. Rencananya rilis tanggal 21 Maret berupa sample, untuk full versionnya rilis bulan april mendatang," papar Ario.
The Raid akan ditayangkan perdana secara serentak di Indonesia, Australia, Kanada, dan Amerika Serikat pada tanggal 23 Maret 2012.
Sukses dengan film Merantau pada tahun 2009, PT. Merantau Films meluncurkan karya keduanya, The Raid yang kembali dibintangi oleh Iko Uwais dan Yayan Ruhian dengan Ray Sahetapy, Donny Alamsyah, Pierre Gruno dan atlet Judo Indonesia, Joe Taslim.
Dibesut oleh produser asal Wales, Gareth Huw Evans, The Raid menceritakan perjalanan anggota khusus dalam misi mereka menangkap satu bandar narkotik kejam di sebuah gedung 30 lantai.
"The Raid bukan hanya sekadar film dengan adegan laga, tapi juga mengajarkan kita semua tentang kekuatan sebuah perjuangan, bertahan hidup, dan melihat kebenaran di dunia ini," tutur Gareth.
Sejak digarap pada tahun lalu, The Raid sudah mendulang beragam penghargaan bergengsi di kancah perfilman Internasional seperti Cadillacs People's Award di Toronto International Film Festival 2011 dan The Best Film sekaligus Audience Award di Jameson Dublin International Film Festival 2012.
Tak hanya menuai prestasi di mancanegara, film yang diproduseri oleh Ario Sagantoro ini juga mampu memberi inspirasi pada beberapa ilustrator terbaik Indonesia yang dihadirkan dengan kerjasama Mizan Publishing untuk merekam setiap adegan dalam bentuk ilustrasi gambar di komik. Keseluruhan karya ini dapat diperoleh di toko-toko buku di Indonesia.
"Ada enam orang ilustrator yang kita pakai. Rencananya rilis tanggal 21 Maret berupa sample, untuk full versionnya rilis bulan april mendatang," papar Ario.
The Raid akan ditayangkan perdana secara serentak di Indonesia, Australia, Kanada, dan Amerika Serikat pada tanggal 23 Maret 2012.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
B-FILES
Harga Emas Antam Jumat 15 Mei 2026 Anjlok Rp 20.000 Jadi Segini




