Seorang Pelajar Tertembak Begal di Sekolah
Selasa, 9 Agustus 2016 | 18:56 WIB
Cirebon - Seorang siswi NN (16) tertembak peluru yang ditembakkan seorang begal di sekolahnya di SMK Islamic Centre, Jalan Tuperev No 111, Kelurahan Kertawinangun, Kecamatan Kedawung, Kota Cirebon, Selasa (9/8). Para pelaku langsung melarikan diri setelah gagal mencuri sepeda motor yang terparkir di sekolah.
Kabid Humas Polda Jawa Barat, Komisaris Besar Yusri Yunus dalam keterangannya menuturkan, insiden penembakan terjadi saat para pelajar akan masuk sekolah sekitar pukul 07.15 WIB. berawal ketika satpam sekolah Suryanto (37), curiga melihat dua orang laki-laki tidak dikenal menggunakan sepeda motor jenis matik hitam masuk ke area parkir sekolah.
Setelah tiba di lokasi parkir, salah satu dari dua orang tersebut turun lalu menghampiri sepeda motor Vixion E 6456 IT milik salah satu murid MR (16) yang terparkir tidak jauh dari motor pelaku. "Saat mencoba mengotak-atik motor, saksi Suryanto meneriaki pelaku, maling," kata Yusri saat dikonfirmasi, Selasa (9/8).
Mengetahui aksinya diketahui, pelaku yang berusaha mencuri motor tersebut mengeluarkan senjata api dan mengeluarkan dua kali tembakan. Tembakan pertama, mengarah ke atas dan tembakan mencoba membidik Suryanto.
"Tembakan yang diarahkan ke saksi meleset. Namun mengenai NN yang tengah belajar di dalam kelas. Peluru yang meleset tersebut mengenai bahu kiri korban," kata Yusri.
Korban yang meringis kesakitan pun langsung dibawa ke Rumah Sakit Permata yang tidak jauh dari lokasi sekolah. Sedangkan dua pelaku tidak sempat membawa sepeda motor incarannya langsung melarikan diri menggunakan sepeda motor.
Polisi yang tiba di lokasi langsung melakukan pengecekan tempat kejadian. Berdasarkan keterangan beberapa saksi, pelaku yang membawa motor berbadan kurus dengan tinggi sekitar 160 centimeter, mengenakan kemeja abu-bau bermotif kotak-kotak, lengan pendek, memakai jins hitam, sepatu olahraga, dan menggunakan helm tertutup berwarna hitam.
Sedangkan, satu pelaku yang diboceng dan mengeluarkan senjata api, berbadan tegap memakai jaket jins biru, celana jins warna hitam, sepatu olahraga, menggunakan helm tertutup, dengan tinggi sekitar 170 sentimeter. Kedua pelaku tersebut tiba menggunakan sepeda motor matik berwarna hitam dan tidak berpelat nomor.
"Polisi saat ini berkoordinasi dengan Polda Jabar untuk memburu para pelaku. Di lokasi juga ditemukan proyektil peluru yang diduga milik pelaku. Kita bawa ke Labfor untuk mengetahui jenis senjata api yang digunakan. Sedangkan, korban tertembak sudah dalam keadaan membaik," pungkas Yusri.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
B-FILES
Harga Emas Antam Jumat 15 Mei 2026 Anjlok Rp 20.000 Jadi Segini




