Tiga Mahasiswa UI Tebar Isu SARA, Ini Reaksi Basuki
Rabu, 7 September 2016 | 17:54 WIB
Jakarta - Akhir-akhir ini beredar video tiga orang mahasiswa yang berlokasi di UI menyebar isu SARA dan menolak Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama.
Menanggapinya, Basuki menyebutkan bahwa hal tersebut tidak pantas disampaikan oleh seorang mahasiswa. Reaksinya pun tampak kesal dengan adanya hal seperti itu.
"Saya pikir dia melanggar. Saya tidak berhak urus UI. Tapi kalau saya, saya pecat mahasiswa begitu," kata Basuki di Balai Kota, Rabu (7/9).
Ketidakpantasan tersebut, katanya, karena universitas tempat mereka berkuliah dibiayai oleh negara dengan memakai uang APBN. Dengan demikian ia menilai bahwa mahasiswa tersebut dibiayai seseorang untuk melakukan hal tak terpuji seperti itu.
"Saya tidak rela uang pajak saya kerja, membiayai seorang mahasiswa keluar menjadi seorang yang rasis. Harusnya dia dikeluarkan. Bila perlu dia pindah ke Timur Tengah bikin parpol kalau mau tumbangkan Pancasila," ujarnya.
Kendati mahasiswa tersebut sudah meminta maaf dengan menulis surat keterangan, tetapi Basuki tak serta-merta menerimanya. Dirinya khawatir mahasiswa seperti itu akan menjadi semakin liar, terlebih jika akhirnya dia menjadi pejabat.
"Orang rasis gitu, jual nama UI, lalu cuma minta maaf materai lalu selesai. Kalau sudah lulus jadi pejabat dari UI dianggap orang hebat. Waduh mau jadi apa," pungkasnya
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
B-FILES
Harga Emas Antam Jumat 15 Mei 2026 Anjlok Rp 20.000 Jadi Segini




