Startup Kostoom Berdayakan Penjahit Rumahan

Sabtu, 10 September 2016 | 19:34 WIB
H
YD
Penulis: Herman | Editor: YUD
CEO Kostoom, Putri Yuli.
CEO Kostoom, Putri Yuli. (Beritasatu.com/ Herman)

Jakarta - Untuk memberdayakan para penjahit rumahan agar mendapatkan penghasilan yang lebih layak, Putri Yuli telah menggagas lahirnya platform online bernama Kostoom. Melalui platform ini, para desainer dan pengusaha fashion yang ingin memulai usaha clothing line juga tidak perlu repot lagi mencari penjahit yang berkualitas.

Putri menjelaskan, konsep dari Kostoom adalah economy sharing, di mana startup ini memberdayakan penjahit rumahan yang berkualitas untuk mewujudkan mimpi para pengusaha fashion di Indonesia.

"Untuk pengusaha fashion yang tergolong baru, kalau langsung menjahit di konveksi biasanya agak memberatkan. Umumnya minimum order di konveksi itu 500 pakaian untuk satu model. Makanya kita buat platform ini untuk memberi kesempatan kepada pemain-pemain baru agar bisa mengembangkan usahanya," papar Putri Yuli di acara Seedstars World Jakarta 2016, di Jakarta, Sabtu (10/9).

Menurut Yuli, Kostoom menerima pembuatan contoh produk mulai dari hanya dua lusin dengan waktu pengerjaan sekitar dua minggu. Kostoom juga menyediakan fasilitas pick up material bahan untuk wilayah Jabodetabek, sehingga para konsumennya tidak perlu repot keluar rumah.

Dalam proses pengerjaannya, Kostoom juga telah bekerjasama dengan 20 penjahit yang diseleksi secara ketat. Mereka bekerja di rumah masing-masing setelah mendapatkan pesanan dari Kostoom.

"Penjahit yang mendaftar sebenarnya sudah ada 300 orang. Tapi untuk tahap awal ini, kami baru bisa menerima 20 penjahit di kawasan Depok yang telah kami kurasi. Penjahitnya juga orang-orang yang berpengalaman dan harus bisa pola dan potong, jadi bukan asal bisa menjahit saja," ujar Yuli.

Kostoom juga merupakan salah satu dari sembilan startup yang terpilih untuk berkompetisi di Seedstars World Jakarta 2016. Kompetisi yang merupakan hasil kolaborasi antara Seedstars World dengan KIBAR ini memberi kesempatan kepada para startup di Indonesia untuk mendapatkan dana investasi hingga US$ 1 juta beserta jaringan dengan para investor dan mentor dari berbagai negara.





Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon