2017, Link Net Bidik 2 Juta Pelanggan Rumahan
Jumat, 18 November 2016 | 18:41 WIB
Jakarta - PT Link Net Tbk, penyedia layanan internet dan multimedia terpadu yang dikenal dengan nama Fist Media menargetkan 2 juta home passed pada 2017. Saat ini jumlah keseluruhan pelanggan home passed Link Net sudah mencapai 1,8 juta.
Beberapa wilayah yang telah tersambung home passed adalah, wilayah Jabodetabek, Bandung, Surabaya, dan Bali. Pada 2017 nanti, First Media akan mengembangkan layanan home passed ke beberapa wilayah baru, yaitu Medan, Batam, dan Tangerang. Sedangkan, jumlah pelanggan First Media, hingga Oktober 2016 telah mencapai lebih dari 1 juta pelanggan.
"Di momen 20 tahun kehadiran Link Net di Indonesia, kami mengumumkan bahwa saat ini pelanggan First Media telah mencapai lebih dari 1 juta pelanggan. Tak hanya itu, jumlah sambungan home passed juga telah mencapai 1,8 juta sambungan. Sehingga, target kami pada 2017 nanti bisa mencapai 2 juta sambungan," kata Dicky Moechtar, Direktur PT Link Net Tbk, dalam konferensi pers di Lippo Mall Kemang, Jakarta, Jumat,(18/11).
Menurut Dicky, Link Net merupakan market leader di bidang layanan TV berbayar dan internet. Sebab, Link Net merupakan perusahaan pertama yang selalu menghadirkan teknologi terkini dan juga inovasi terbaru bagi pelanggan.
"Selama 20 tahun kehadiran Link Net di Indonesia, kami selalu menawarkan teknologi terkini dan juga inovasi-inovasi yang memanjakan pelanggan. Oleh karena itu, kami optimistis, layanan First Media akan selalu menjadi yang terdepan dalam memberikan pelanyanan kepada pelanggan," ujar Dicky.
Dicky juga mengungkapkan, selain agresif mengembangkan layanan home passed di wilayah exisiting, yang mana pelanggan bisa berlangganan First Media, Link Net juga akan agresif mengembangkan layanan home passed ke wilayah-wilayah baru yang dinilai potensial.
"Wilayah greater Jabodetabek, Bandung, Surabaya dan Bali merupakan wilayah yang potensial. Tetapi kita juga membidik wilayah-wilayah, seperti Tangerang, yang mana di sana terdapat banyak perusahaan-perusahaan yang beroperasi, dan juga kita akan terus kembangkan ke Medan, dan juga Batam. Ini planning kita pada 2017," jelas Dicky.
Pionir Inovasi
Sementara, Content & Marketing Director PT Link Net Tbk, Meena K Adnani mengungkapkan, Link Net dikenal sebagai perusahaan yang selalu mengadopsi teknologi terkini dan juga gemar melakukan inovasi-inovasi terbaru. Sebab, Link Net mempunyai visi untuk always first.
Terkait always first, Link Net selalu menjadi forefront of technology, master of innovation dan super serve of customer.
"Kami akan terus mempertahankan posisi kami sebagai yang terdepan dengan menghadirkan produk inovatif dan layanan nilai tambah yang terintegrasi. Hal inilah yang membuat kamu sebagai leader dalam teknologi terkini," ujar Meena.
Belum lama ini, lanjut Meena, Link Net menghadirkan inovasi terbaru yang diklaim sebagai yang pertama di Indonesia, yaitu inovasi smart box X1 4K, internet super speed I Gbps, aplikasi My First Media, dan juga First Media X (aplikasi OTT/Over The Top) yang mana pengguna bisa menonton televisi melalui smartphone kapan dan di mana saja.
"Ini merupakan tahapan penting, dimana kami selalu menghadirkan inovasi-inovasi terbaru untuk memanjakan pelanggan First Media," ungkap Meena.
Luncurkan Inovasi Smart Living
Pada moment 20 tahun kehadiran Link Net di Indonesia, teranyar Link Net juga memperkenalkan inovasi terbaru yang disebut smart living. Konsep smart living menawarkan solusi kemanan terpadu di rumah demi memberikan rasa aman kepada pengguna Fisrt Media.
Layanan terbaru ini terdiri dari terdiri dari kamera pengawas (video surveillence), deteksi penyusupan (intrusion detection) dan sistem keamanan otomatis (automated security). Solusi terbaru ini juga terintegrasi dengan ponsel sehingga mungkinkan pelanggan untuk memantau keadaan rumahnya kapan saja dan di mana saja dengan dukungan cloud storage.
"Saat ini, internet memiliki fungsi yang semakin beragam. Smart living adalah salah satu contoh Internet of Things dimana pelanggan dapat menikmati manfaat konektifitas internet untuk solusi kemanan rumah yang terpadu dan harga yang terjangkau," terang Desmond Poon, Chief Technology Officer PT Link Net Tbk.
Menurut Desmond, paket smart living ditawarkan oleh First Media dengan harga yang terjangkau, yang meliputi, indoor camera, home gateway, door/window sensor, 4 in 1 wireless motion sensor dan wireless siren & strobe alarm yang aktif selama 24 jam x 7 hari. Selain itu, First Media juga menawarkan tambahan perangkat, seperti outdoor camera dan power monitor.
Desmod juga menjelaskan tentang kegunaan dari masing-masing perangkat. Indoor camera memiliki kemampuan untuk bergerak ke atas, ke bawah dan ke samping, dan dapat mengambil gambar, jika mendeteksi gerakan dari motion sensor. Sedangkan, home gateway berperan menghubungkan ke seluruh perangkat smart living yang terkoneksi dengan modem pelanggan.
Perangkat lainnya, door/window sensor memiliki kemampuan untuk mendeteksi gerakan pintu atau jendela dan mengirim sinyal ketika pintu atau jendela dibuka atau ditutup. Sedangkan, 4 in 1 wireless motion sensor memiliki fitur multi sensor untuk sensor gerakan, sensor suhu, sensor kelembaban dan sensor pencahayaan.
Perangkat berikutnya, wireless siren & strobe alarm mampu mengeluarkan suara sirene yang keras dan lampu akan menyala, bila perangkat ini menerima tanda bahaya. Outdoor camera, dapat mengambil gambar ketika mendeteksi gerakan dari motion sensor, dan power monitor mengatur pengiriman signal kepada perangkat yang terkoneksi dengan modul ini, saat menerima signal dari pengatur otomatis atau switch manual dan tidak akan mengganggu power outlet lainnya, ketika dicolokkan ke AC outlet.
"Smart living merupakan inovasi terbaru yang kami hadirkan. Ini merupakan bukti bahwa kami selalu terdepan dalam memberikan layanan dan nilai tambah kepada pelanggan First Media. Semuanya ini dapat dilakukan hanya dengan menggunakan satu perangkat, yaitu smartphone," ucap Desmond.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
B-FILES
Harga Emas Antam Jumat 15 Mei 2026 Anjlok Rp 20.000 Jadi Segini




