850 Warga DKI Mengungsi Akibat Banjir
Selasa, 3 April 2012 | 16:32 WIB
Data tersebut dilansir BPBD DKI Jakarta.
Sebanyak 850 warga Jakarta mengungsi akibat banjir kiriman dari Bogor, Jawa Barat, pada Senin (2/4) malam.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, menyebutkan, jumlah pengungsi paling banyak terjadi di Kelurahan Cimpedak, Jagakarsa, Ulujami, Petogokan, dan Cipete. Mereka terpaksa mengungsi karena jebolnya Kali Krukut. Di tempat-tempat tersebut, rata-rata ketinggian air mencapai 20 sentimeter hingga 80 sentimeter.
Sedangkan, sebanyak 50 pengungsi lainnya berasal dari Pasar Rebo, tepatnya di RW 08, 11, dan 12. Mereka terpaksa mengungsi lantaran meluapnya air Kali Cipinang setinggi 30 sentimeter hingga 100 sentimeter.
"Memang ada total 850 warga yang sempat mengungsi. Tetapi kini saya mendapatkan laporan, seluruh warga yang mengungsi sudah kembali ke rumah masing-masing. Karena meski terendam air, banjir cepat surutnya, jadi mereka tidak lama mengungsi," kata Kepala BPBD DKI Arfan Arkili kepada wartawan di Jakarta, Selasa (2/4).
Tak cuma itu, banjir juga terjadi di Jakarta Barat. Tepatnya di Cengkareng, Duri kosambi, Kembangan, Kedoya, Sukabumi Selatan. Banjir di lokasi tersebut mencapai 20 sentimeter hingga 30 sentimeter. Meski begitu, Arfan meminta pihaknya tetap mengantisipasi mengingat status Kali Angke Hulu sudah mencapai siaga II.
Namun, lanjut Arfan, pihaknya masih kesulitan karena adanya sejumlah warga yang masih enggan diungsikan.
"Kami sudah berusaha keras melakukan prosedur penanganan banjir sebaik mungkin. Tapi, hal itu terkendala akibat banyaknya warga yang bersikeras tak ingin mengungsi," keluhnya.
Sebanyak 850 warga Jakarta mengungsi akibat banjir kiriman dari Bogor, Jawa Barat, pada Senin (2/4) malam.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, menyebutkan, jumlah pengungsi paling banyak terjadi di Kelurahan Cimpedak, Jagakarsa, Ulujami, Petogokan, dan Cipete. Mereka terpaksa mengungsi karena jebolnya Kali Krukut. Di tempat-tempat tersebut, rata-rata ketinggian air mencapai 20 sentimeter hingga 80 sentimeter.
Sedangkan, sebanyak 50 pengungsi lainnya berasal dari Pasar Rebo, tepatnya di RW 08, 11, dan 12. Mereka terpaksa mengungsi lantaran meluapnya air Kali Cipinang setinggi 30 sentimeter hingga 100 sentimeter.
"Memang ada total 850 warga yang sempat mengungsi. Tetapi kini saya mendapatkan laporan, seluruh warga yang mengungsi sudah kembali ke rumah masing-masing. Karena meski terendam air, banjir cepat surutnya, jadi mereka tidak lama mengungsi," kata Kepala BPBD DKI Arfan Arkili kepada wartawan di Jakarta, Selasa (2/4).
Tak cuma itu, banjir juga terjadi di Jakarta Barat. Tepatnya di Cengkareng, Duri kosambi, Kembangan, Kedoya, Sukabumi Selatan. Banjir di lokasi tersebut mencapai 20 sentimeter hingga 30 sentimeter. Meski begitu, Arfan meminta pihaknya tetap mengantisipasi mengingat status Kali Angke Hulu sudah mencapai siaga II.
Namun, lanjut Arfan, pihaknya masih kesulitan karena adanya sejumlah warga yang masih enggan diungsikan.
"Kami sudah berusaha keras melakukan prosedur penanganan banjir sebaik mungkin. Tapi, hal itu terkendala akibat banyaknya warga yang bersikeras tak ingin mengungsi," keluhnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
B-FILES
Harga Emas Antam Jumat 15 Mei 2026 Anjlok Rp 20.000 Jadi Segini




