BOLT Dukung Ekosistem Industri Digital di RI
Selasa, 2 Mei 2017 | 09:03 WIB
JAKARTA – BOLT!, pioner 4G LTE di Indonesia, mendorong perkembangan ekosistem industri digital di Indonesia untuk terus berkembang, terutama bagi perusahaan pemula berbasis teknologi (start-up). Saat ini, geliat start-up di Indonesia berkembang dengan sangat baik dan banyak start-up yang bermunculan setiap tahunnya.
Berdasarkan data Centre of Human Genetic Research (CHGR) 2016, Indonesia merupakan Negara dengan jumlah bisnis berbasis teknologi tertinggi di Asean dengan jumlah sebanyak 2.000 start-up. CHGR juga memproyeksikan startup di Indonesia tumbuh 6,5 kali lipat menjadi sekitar 13.000 pada 2020 dibandingkan tahun lalu.
Sementara itu, menurut data Startupranking.com, Indonesia menduduki peringkat ketiga dunia dengan jumlah 1.438 start-up, India pada peringkat kedua dengan 3.438 start-up, dan Amerika Serikat (AS) pada posisi pertama dengan 8.517 start-up. Perbedaan jumlah yang cukup signifikan antara Indonesia dan India dengan AS diharapkan dapat menjadi dorongan bagi anakanak muda untuk terus melakukan inovasi dan mengembangkan startup.
Head of Product BOLT, Angkasa Perdana Putra, atau yang kerap disapa Angki, menjelaskan, untuk dapat mendorong perkembangan bisnis start-up diperlukan sebuah ekosistem yang tidak hanya ditunjang oleh layanan internet, namun juga dengan pembinaan atau pendampingan nyata. Dua hal inilah yang dapat memperkuat sebuah ekosistem start-up.
Hal itu disampaikan oleh Angki pada acara Startup Dialogue Series yang diselenggarakan TEMPO bekerja sama dengan BOLT. Kegiatan diselenggarakan untuk berbagi pengalaman antara pelaku industry di sektor teknologi dan anak-anak muda guna mendorong gairah dan perkembangan industri digital di Indonesia.
"Dari segi produk, BOLT memiliki perangkat sekaligus layanan internet yang dapat membantu para pelaku industri digital menjalankan dan mengembangkan bisnisnya. Layanan internet juga harus mampu membuat waktu online penggunanya menjadi lebih baik, sehingga dapat mendukung terwujudnya sebuah investasi yang efisien," kata Angki di Jakarta, Jumat (28/4).
Selain melalui produk, bentuk keinginan BOLT untuk mendukung perkembangan industri digital di Indonesia diwujudkan dengan memberikan program pembinaan, atau pendampingan. Salah satunya melalui program BOLT School yang sudah dilakukan di tujuh SMP dan SMA wilayah Jabodetabek pada 2016 dengan tema Workshop Menjadi Kreatif dengan Internet. Workshop diberikan untuk mendampingi anak muda yang bercita-cita untuk memanfaatkan internet guna menunjang usaha mereka di masa depan.
"Keinginan anak muda untuk menekuni bisnis perlu disambut dan difasilitasi dengan baik. Workshop merupakan titik awal yang dapat mendorong gairah kemunculan startup dari generasi muda. Kami ingin lebih banyak ide baru dan segar yang dapat mewarnai dunia start-up di Indonesia," tambah Angki.
Dia melanjutkan, jika produk dan pendampingan yang diberikan merupakan wujud keinginan dan kontribusi BOLT untuk menyukseskan visi pemerintah tahun 2020, yang ingin menjadikan Indonesia sebagai negara dengan kapasitas ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara. Karena itu, ekosistem start-up perlu dibangun tidak hanya bagi pemain lama, namun juga untuk para pemain baru, sehingga dapat berkembang pesat.
Produk BOLT
Melengkapi kebutuhan layanan internet, BOLT pun mempersembahkan berbagai produk yang dapat memenuhi kebutuhan spesifik para pelaku industri digital, yaitu paket BOLT Corporate Solution yang diperuntukkan bagi pelaku bisnis, atau perusahaan dengan skala besar. BOLT Corporate Solution terdiri atas produk Corporate Retail mulai dari Rp 1,5 juta/bulan dengan tambahan 1 (satu) dedicated IP Public.
Kedua, produk Corporate mulai dari Rp 40 ribu/bulan yang diperuntukkan bagi perusahaan yang ingin memberikan akses internet langsung bagi karyawannya.
Menurut Angki, sebagai satusatunya operator yang menyediakan layanan Unlimited, BOLT memahami bahwa start-up membutuhkan layanan data yang mumpuni. Karena itu, pihaknya menghadirkan produk tersebut.
"BOLT menyediakan layanan Unlimited untuk tiga kebutuhan, yaitu akses internet secara bebas di rumah atau kantor, di perjalanan dengan kebutuhan konektifitas untuk multi perangkat, dan yang terbaru adalah Unlimited untuk smartphone dengan harga yang sangat terjangkau, hanya Rp 99.000 per bulan," tuturnya.
Dia juga menyampaikan, sebagai operator 4G pertama di Indonesia, BOLT menyadari bahwa saat ini merupakan era teknologi yang membawa sebuah kesempatan untuk melakukan inovasi tanpa batas. Kondisi ini memiliki makna tersendiri bagi para pemain baru bisnis digital untuk mencari peluang dan membuka bisnis.
Sedangkan bagi pemain lama untuk terus berkembang dan ekspansi. "Karena itu, BOLT melalui produk dan programnya akan terus berkomitmen untuk membantu perkembangan industri digital di Indonesia yang tidak hanya dapat bersaing di skala nasional, namun juga internasional," tutup Angki. (*)
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
B-FILES
Harga Emas Antam Jumat 15 Mei 2026 Anjlok Rp 20.000 Jadi Segini




