Presiden Minta Perwira Muda Pahami Perubahan Zaman
Senin, 24 Juli 2017 | 16:37 WIB
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta para perwira muda TNI dan Polri agar tidak gagap mengikuti perkembangan-perkembangan terbaru dalam masyarakat. Para perwira harus tekun dan intens mengikuti perubahan-perubahan yang terjadi karena berbagai perubahan-perubahan terbaru itu adalah tantangan utama masa depan.
"Kalian adalah pemimpin masa depan. Harapan yang tinggi ada pada kalian untuk waktu yang akan datang. Pahami dan kenali berbagai perubahan yang terjadi," kata Jokowi saat memberikan pembekalan terhadap para calon perwira muda di Markas Besar (Mabes) TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (24/7).
Hadir pada acara itu, Menko Polhukam Wiranto, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu, Menteri Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dan Kapolri Tito Karnavian.
Hadir pula tiga kepala staf di lingkungan TNI (AD, AL, AU) dan 729 para calon perwira dari TNI dan Polri. Para calon perwira ini akan dilantik Jokowi menjadi perwira muda di Istana Presiden, Jakarta, Selasa (25/7).
Lebih lanjut Jokowi menjelaskan tantangan ke depan tidak mudah. Perkembangan informasi dan perubahan teknologi yang begitu cepat sangat mempengaruhi tatanan masyarakat ke depan.
Sebagai contoh, di masa mendatang, apakah masih perlu menggunakan kendaraan tank untuk pertahanan dan keamanan atau sebaiknya lebih baik memperbanyak drone. Dibandingkan tank, drone bisa memantau dan memonitor berbagai kegiatan yang mencurigakan di republik ini seperti pencurian ikan, aktivitas teroris, dan memantau perbatasan. Jika dibandingkan dengan tank, berbagai aktivitas tersebut cukup kesulitan dideteksi karena memerlukan mobilitas darat.
Kemudian ada perubahan-perubahan lain seperti cara menjual, cara bertransaksi, dan cara berkomunikasi. Misalnya saat sekarang orang berbelanja tidak membawa uang. Kemudian penyebaran informasi lewat media sosial sangat gencar dan tak terkendali.
"Ini semua perubahan-perubahan yang terjadi dan mempengaruhi lanskap ekonomi, politik, keamanan, pertahanan dan sebagainya," tutur Jokowi.
Menurutnya, para perwira muda harus memiliki visa dan misi terkait perubahan-perubahan tersebut. Mereka tidak boleh membisu melihat perubahan-perubahan tersebut. Strategi pertahanan dan kemanan harus bisa mengikuti berbagai kemajuan tersebut.
"Mereka harus punya visi ke depan seperti apa. Lanskap ekonomi, ancaman kemana dan pertahan semua akan berubah. Ini harus diantisipasi dari sekarang," tutupnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
B-FILES
Harga Emas Antam Jumat 15 Mei 2026 Anjlok Rp 20.000 Jadi Segini




