Buntut Bentrokan di Deiyai, Kapolsek Dicopot

Senin, 7 Agustus 2017 | 13:02 WIB
RI
AB
Penulis: Robert Isidorus | Editor: AB
Irjen Boy Rafli Amar.
Irjen Boy Rafli Amar. (Antara)

Jayapura - Kapolda Papua Irjen Pol Boy Rafli Amar mencopot kapolsek Tigi dan menarik sejumlah anggota Brimob setelah terjadi bentrokan antara masyarakat dengan Kepolisian di Kampung Bomou, Kabupaten Deiyai, Papua, beberapa waktu lalu. Kapolsek dan anggota Brimob ditarik untuk diperiksa di Jayapura.

"Hari ini kapolsek dan anggota Brimob yang ada di sana sudah ditarik. Untuk kapolsek, kita akan ganti," katanya di Mapolda Papua di Jayapura, Senin (7/8).

Setelah bentrokan, pihaknya menurunkan tim untuk melakukan investigasi. Tim akan tiba di Jayapura hari ini atau besok. Mereka akan memaparkan hasil investigasi di Mapolda Papua. 

"Tim investigasi yang dipimpin kabid Propam, hari ini atau besok tiba di Mapolda Papua. Rencananya dilakukan rapat dan gelar perkara bersama Komnas HAM Papua untuk melihat sajauh mana temuan-temuan di lapangan. Kita akan sikapi dengan objektif berdasarkan kebenaran dan fakta fakta yang ada, serta langkah ke depan terhadap perkara ini," kata Boy.

Sebelumnya, Selasa (1/8), terjadi bentrokan antara aparat Kepolisian dengan warga di area camp PT Putra Dewa Paniai yang tengah mengerjakan proyek jembatan Oneibo di Kampung Bomou, Distrik Tigi, Kabupaten Deiyai, Papua. Akibat peristiwa ini, sembilan orang warga tertembak, satu di antaranya, Yulianus Pigay, meninggal dunia. Sedangkan dari aparat keamanan, sedikitnya 11 orang terluka.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon