Tinggal Sebatang Kara, Rumah Asminah Diperbaiki
Jumat, 11 Agustus 2017 | 13:51 WIB
Jakarta - Seorang nenek berusia paruh baya berlinang air mata ketika melihat rumah yang sudah ia tinggali sejak 1957 akan diperbaiki total oleh Polsek Metro Penjaringan pada Jumat (11/8).
Kegiatan rehabilitasi rumah itu merupakan kegiatan proaktif dari pihak kepolisian dalam membantu meringankan beban hidup dari masyarakat tidak mampu sekaligus sebagai semangat dalam memperingati HUT Kemerdekaan Ke-72 Indonesia.
"Terima kasih kepada bapak kepolisian, camat, dan semua yang mau menolong saya yang bukan siapa-siapa ini," ujar Asminah (82) dengan nada lirih, Jumat (11/8) pagi.
Wanita paruh baya ini sudah mengalami lumpuh dan pendengaran yang sudah kurang baik sehingga sesekali dalam berbicara harus dibantu oleh tetangganya.
Martua (65), salah satu keponakan dari pihak suami Asminah menyebutkan keluarga dari sang nenek sudah tidak ada di Jakarta dan suaminya juga telah meninggal sekitar 1980.
"Sejak itu nenek sudah ditinggal cucunya yang kebanyakan kerja di daerah Tambun Bekasi. Cuma dia tidak mau pindah dan masih tinggal di rumah bekas suaminya, yang kondisinya memprihatinkan sejak berhenti berjualan sayur keliling," katanya.
Terletak di Jalan Pakin, Gang Paus Nomor 16, RT03/RW04, Kelurahan Penjaringan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, rumah nenek Asminah berada di salah satu sudut gang kecil dengan lebar hanya satu meter saja.
Kegiatan awal renovasi dimulai pada Jumat (11/8) dengan dihadiri langsung oleh Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Dwiyono dan Kapolsek Metro Penjaringan, AKBP Anwar Haidar.
Kondisi bagian dalam rumah berdinding triplek berukuran 4x4 meter itu pengap dan tidak ada ventilasi. Kini rumah Asminah mulai diperbaiki dan dibongkar untuk diganti dengan bangunan yang lebih layak.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
B-FILES
Harga Emas Antam Jumat 15 Mei 2026 Anjlok Rp 20.000 Jadi Segini




