Siswa IPDN Tewas, Keluarga Tolak Autopsi
Senin, 2 Oktober 2017 | 20:51 WIB
Semarang - Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Condro Kirono mengatakan penyebab meninggalnya Dhea Rahma Amanda (17) belum diketahui, namun pihak keluarga mengaku sudah ikhlas dan menolak proses autopsi terhadap jenazah Dhea.
Dhea Amanda, calon Praja Tingkat 1 IPDN angkatan 28 Tahun 2017 asal Lampung, meninggal saat mengikuti Pendidikan Dasar Mental Disiplin Praja (Diksarmendispra) di Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang, Minggu (1/10).
"Kita lakukan pemeriksaan luar, dan pihak keluarga memang tidak berkehendak dilakukan autopsi. Riwayat meninggalnya almarhumah sejak masuk tidak ada tindakan fisik, apalagi pemukulan, tidak ada. Pihak Keluarga sudah menerima," ujar Condro Kirono di Mapolda Jateng, Semarang, Senin (2/10).
Dhea yang merupakan pengiriman dari Provinsi Lampung tersebut tumbang setelah melaksanakan lari di Lapangan Resimen Akpol pagi tadi. Korban kemudian dibawa ke RS Akpol untuk pertolongan pertama namun nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal pukul 08.15 WIB.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
B-FILES
Harga Emas Antam Jumat 15 Mei 2026 Anjlok Rp 20.000 Jadi Segini




