PPP Paling Berhak Ajukan Kader Dampingi Ridwan Kamil

Kamis, 21 Desember 2017 | 11:04 WIB
YP
AB
Penulis: Yustinus Patris Paat | Editor: AB
Bakal calon gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memberikan keterangan kepada awak media mengenai pencabutan dukungan Partai Golkar di Pendopo Wali Kota, Bandung, Jawa Barat, 18 Desember 2017.
Bakal calon gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memberikan keterangan kepada awak media mengenai pencabutan dukungan Partai Golkar di Pendopo Wali Kota, Bandung, Jawa Barat, 18 Desember 2017. (Antara/Raisan Al Farisi)

Jakarta - Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) M Romahurmuziy menyatakan partainya paling berhak mengajukan kader sebagai bakal calon wakil gubernur Jawa Barat mendampingi Ridwan Kamil (Kang Emil). Pasalnya, tiga parpol pendukung, yakni Nasdem, PKB, dan PPP, memiliki kesepakatan tak tertulis bahwa parpol dengan perolehan kursi terbanyak di DPRD Jawa Barat yang paling berhak mengajukan kadernya untuk mendampingi Kang Emil.

Hal tersebut disampaikan Romi panggilan akrab Romahurmuziy di kantor DPP PPP di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Rabu (20/12) malam.

Romi mengatakan bahwa sebenarnya tidak ada alasan lagi partai pendukung Emil mempersoalkan cawagubnya. Pasalnya, ada kesepakatan tak tertulis antara PPP, PKB dan Nasdem, bahwa posisi cawagub Jabar diisi sesuai dengan perolehan kursi parpol di DPRD Jabar. Sesuai kesepakatan itu, PPP yang layak mengusungkan wakil untuk Emil. Di DPRD Jawa Barat, PPP memiliki 9 kursi, PKB 7 kursi, dan Nasdem 5 kursi. 

"Jadi ada posisi-posisi yang sebenarnya sudah jadi kesepakatan politik secara tak tertulis. Itulah yang kemudian mengantarkan dukungan PPP dengan menempatkan salah satu kader, yakni Uu Ruzhanul Ulum sebagai bakal calon wakil gubernur," katanya.

Romi menilai Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul merupakan pasangan ideal sebagai bakal calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat. Alasannya, pasangan ini merupakan kombinasi antara teknokrat dan santri.

"Kang Emil dan Uu ini adalah kombinasi ideal antara teknokrat dengan santri," ujarnya.  

Apalagi, lanjut Romi, berdasarkan evaluasi dan survei internal parpol, Uu memiliki tingkat elektabilitas yang paling tinggi dibanding calon-calon lainnya. Hal ini juga didukung kapasitas Uu yang sudah memimpin Tasikmalaya selama dua periode.

Pada kesempatan itu, Romi juga meminta Emil tetap meyakinkan partai pendukung, yakni Nasdem, PKB, dan PPP, terkait wakil yang akan mendampinginya.

"Persoalan calon wakil gubernur tinggal bagaimana Kang Emil meyakinkan kami sebagai parpol pengusung, PPP, Nasdem dan PKB soal alasan-alasan yang akhirnya memutuskan itu," tuturmya.

Dia juga berharap, tiga parpol pendukung tetap solid mendukung Emil, terutama setelah Partai Golkar mencabut dukungannya.

"Kami berharap tiga partai politik yang bersepakat dari awal usung Kang Emil ini agar tetap ada pada satu barisan," pungkasnya. 



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon