Desmond: Prabowo Akui Sudah Tua

Jumat, 6 April 2018 | 20:41 WIB
DP
B
Penulis: Deti Mega Purnamasari | Editor: B1
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (tengah) didampingi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kiri), dan Bakal Calon Gubernur Jawa Tengah Sudirman Said (kanan) menghadiri deklarasi Calon Gubernur (Cagub) Jawa Tengah di Jakarta, 13 Desember 2017.
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (tengah) didampingi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kiri), dan Bakal Calon Gubernur Jawa Tengah Sudirman Said (kanan) menghadiri deklarasi Calon Gubernur (Cagub) Jawa Tengah di Jakarta, 13 Desember 2017. (Antara/Reno Esnir)

Jakarta - Politikus Partai Gerindra Desmond Junaidi Mahesa mengatakan keputusan siapa yang akan menjadi calon presiden partai tersebut akan disampaikan langsung oleh Ketua Umum Prabowo Subianto pada 11 April nanti.

Pada hari tersebut, rencananya Gerindra akan melakukan pertemuan dengan seluruh DPD Partai Gerindra se-Indonesia dalam rangka mempertegas keputusan rakernas tahun lalu, yakni memutuskan Prabowo diusung seluruh kader partai berlambang burung garuda tersebut untuk maju sebagai calon presiden.

"Beliau kan menjawab karena sudah tua, elektabilitas dan macam-macam. Nah sekarang DPD-DPD seluruh Indonesia kumpul ketemu dengan Pak Prabowo karena di daerah sudah deklarasi untuk masyarakat mendukung Prabowo, contohnya di Banten. Nah itu tergantung beliau memutuskan di pertemuan tanggal 11 tersebut," kata Desmond di Gedung DPR, Jumat (6/4).

Pertemuan tersebut juga akan menjadi ajang konsolidasi sekaligus evaluasi kinerja partai, termasuk bicara tentang kesiapan para calon legislatif (caleg) partai yang ada di seluruh Indonesia.

Jika memang Prabowo tidak maju dan menunjuk orang lain, misalnya mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo, pihaknya akan menyerahkan keputusan kepada Prabowo. Sebab menurutnya siapapun yang dicalonkan Prabowo akan percuma jika mesin partai tidak siap sehingga konsolidasi diperlukan.

"Kansnya (yang akan ditunjuk Prabowo) semua terbuka ruang. Karena Pak Prabowo yang memutuskan, jadi terbuka. Tapi semuanya (Prabowo maju atau tidak) diserahkan ke beliau. Kalau galau sih enggak, king maker kok dianggap galau, Ahok-Jokowi bukan siapa-siapa dulu. Masa beliau bertarung bukan untuk menang. Karena masyarakat menginginkan presiden baru," kata Desmond.

Ia mengatakan, calon presiden Gerindra belum dideklarasikan karena melihat Joko Widodo (Jokowi) juga belum deklarasi secara resmi.

"Tapi kalau soal tiket (partai koalisi) sudah ada kesepakatan. PKS salah satu bentuk konkret, yang lain-lain juga. Tergantung juga Pak Jokowi memilih siapa (wakilnya). Kalau ada kabar Puan ketemu Pak Prabowo, jangan-jangan Gerindra dengan PDIP (koalisi) bisa juga," kata Desmond.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon