Polisi Siapkan Pengamanan Hari Buruh Internasional
Rabu, 18 April 2018 | 15:21 WIB
Jakarta - Polri telah menyiapkan pengamanan terkait aksi massa memperingati Hari Buruh Internasional atau Mayday, di Ibu Kota Jakarta dan wilayah lainnya. Polri siap melayani dan memfasilitasi massa aksi.
Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto mengatakan, Kapolri Jenderal Tito Karnavian telah memimpin rapat koordinasi pengamanan aksi Mayday yang dihadiri pejabat utama Mabes Polri, Kapolda Metro Jaya, Kapolda Jawa Barat, Kapolda Banten, dan sejumlah pejabat Polri lainnya, di Mapolda Metro Jaya, Rabu (18/4) hari ini.
"Tadi pak Kapolri memimpin rapat yang dihadiri pejabat utama Mabes Polri, kemudian Kapolda Metro, Kapolda Jawa Barat, Kapolda Banten, dengan beberapa pejabat lain, serta salah satu Dirjen dari Kementerian Tenaga Kerja. Rapat ini adalah rapat koordinasi dalam rangka mengahadapi Mayday tanggal 1 Mei," ujar Setyo, di Mapolda Metro Jaya, Rabu (18/4).
Dikatakan, Polri siap memberikan pelayanan dan memfasilitasi massa buruh dalam memperingati Hari Buruh Internasional.
"Kita mengkonsolidasikan diri dan kita akan memfasilitasi semua kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan oleh rekan-rekan buruh. Mayday tahun ini diperingati dengan tagline 'Mayday is Funday'. Artinya Mayday itu hari untuk bersenang-senang, dan akan kita fasilitasi, kita amankan kegiatan-kegiatan," ungkapnya.
Menyoal ada berapa jumlah personel yang akan diturunkan untuk mengawal aksi damai buruh, Setyo menuturkan, belum bisa dipastikan karena Polri masih menunggu data dari koordinator aksi berapa jumlah massa yang akan turun ke jalan. Nanti jumlah personel pengamanan akan menyesuaikan.
"Kami sedang kompulir, kami sedang kontak terus dengan teman-teman buruh. Jadi berapa jumlahnya akan kita cek dulu, kita tidak bisa pastikan hari ini, karena rekan-rekan dari serikat buruh belum bisa pastikan (jumlah massa)," katanya.
Sementara itu, Kapolres Karawang AKBP Hendy F Kurniawan mengungkapkan, ada enam elemen besar serikat buruh di Karawang. Sebagian besar akan memperingati Mayday di Karawang, sebagian lagi akan turun ke Jakarta.
"Karawang ada enam elemen besar serikat buruh termasuk FPMI, KSBI, itu ada. Jauh hari kami sudah rutin komunikasi berkunjung ke kantor buruh dan sebagainya. Menjelang Mayday, jajaran Polres Karawang selain komunikasi, kami juga lakukan operasi kegiatan di Karawang. Misalnya tumpengan bareng, acara hiburan dan sebagainya. Nah bagi rekan-rekan yang melakukan aksinya di Jakarta atau Bandung kita kawal mulai berangkat sampai pulang untuk menjaga hal yang tidak diinginkan," jelasnya.
"Kalau dari surat (pemberitahuan) di atas 5 ribu sampai 6 ribu massa. Tapi hari terakhir kami komunikasi, kami ajak kegiatan di Karawang agar tidak bergabung di Jakarta. Hari ini, itu total 1.500 (massa) yang pasti berangkat ke Jakarta. Lainnya, melaksanakan acara di Polres dan Pemda di Karawang. Intinya adalah Mayday funday bukan harus aksi dan sebagainya," tambahnya.
Ia menjelaskan, 1.500 massa akan menumpang bus dari Karawang menuju ke Jakarta. "Kami kasih bantuan pengawalan. Intinya mereka berlibur dari Karawang ke Jakarta, bukan aksi. Mereka ke Jakarta H-1 dari Karawang," katanya.
Ihwal ada berapa personel yang dikerahkan Polres Kawarang untuk melakukan pengamanan, Hendy menyebutkan, sekitar 1.200 personel gabungan Polres Karawang, Polda Jawa Barat dan TNI.
"Saya pribadi mengimbau kepada rekan-rekan buruh, sahabat saya, aksi Mayday kita jadikan funday. Kita ke Jakarta bukan untuk aksi. Dan, kami polisi imbau kalau ada aksi anarkis, provokasi menjauh. Kami dari Polres Karawang komitmen untuk kawal," tandasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
B-FILES
Harga Emas Antam Jumat 15 Mei 2026 Anjlok Rp 20.000 Jadi Segini




