Pilgub Jawa Barat

Demiz-Demul, Kombinasi Pasangan Terbaik

Minggu, 24 Juni 2018 | 11:42 WIB
TD
AB
Penulis: Tim Sukses Demiz-Demul | Editor: AB
Deddy Mizwar dan Dedi Mulyadi.
Deddy Mizwar dan Dedi Mulyadi. (Antara)

Bandung - Deddy Mizwar (Demiz) tak hanya sosok aktor, sutradara, ataupun pemain film. Namun, ia seorang yang memiliki integritas yang tinggi terhadap masyarakat Jawa Barat. Kecintaannya kepada masyarakat Jawa Barat sudah teruji. Ini dibuktikan dengan menjadi wakil gubernur Jawa Barat selama lima tahun mendampingi Ahmad Heryawan sejak 2013.

Saat nasib pencalonan Deddy Mizwar masih belum jelas karena belum memiliki perahu partai, tokoh yang disebut "Jenderal Naga Bonar" ini tak terlalu memikirkan untuk pencalonannya pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat (Pilgub Jabar) 2018. Namun, dalam sebuah peresmian jembatan Rawayan di pelosok Jawa Barat, Deddy Mizwar dipeluk seorang tokoh masyarakat setempat seraya berharap untuk terus berkiprah di Jawa Barat. Tokoh masyarakat itu mengatakan bertahun-tahun menunggu jembatan Rawayan diperbaiki agar anak-anak desa memiliki akses jalan yang lebih dekat ke sekolah.

Setidaknya ada empat alasan utama mengapa harus memilih Deddy Mizwar dan Dedi Mulyadi (Demul) dalam Pilgub 2018.

Pertama, Deddy Mizwar terbukti membawa kemajuan positif bagi Jawa Barat. Terbukti dengan ratusan penghargaan dan apresiasi yang diperoleh selama menjadi wakil gubernur Jawa Barat. Demikian pula dengan Dedi Mulyadi, memiliki pengalaman tata kekola pemerintahan lebih dari 10 tahun. Dedi Mulyadi adalah bupati Purwakarta dua periode, dan sebelumnya pun menjabat wakil bupati di kabupaten tersebut.

Pengalaman ini menjadi alasan keduanya dinilai layak dan mampu memimpin Jawa Barat dalam lima tahun ke depan. Dalam kepemimpinannya, Deddy Mizwar malah mampu meraih penghargaan tata kelola pemerintahan paling tinggi, Parasamya Purnakarya Nugraha yang diterima pada tahun ini.

Alasan kedua, pasangan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi merupakan pasangan serasi. Deddy Mizwar merupakan sosok yang religius, sedangkan Dedi Mulyadi merupakan sosok budayawan yang merakyat. Sebagai aktor, Deddy Mizwar terkenal dengan produksi sinetron religi, yang terkenal tayang setiap bulan Ramadan, setidaknya dalam lebih 10 tahun terakhir. Sementara Deddy Mulyadi memiliki kepedulian yang tinggi terhadap pengembangan budaya, di Jawa Barat khususnya.

Alasan ketiga, pasangan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi memiliki karakter nyunda, nyantri, nyakola, nyatria, dan nyantika. Deddy Mizwar merupakan aktor yang telah lama tinggal dan besar di Jawa Barat dan integritasnya tak perlu diragukan lagi. Istri Deddy Mizwar, Giselawati Wiranegara, lahir dan besar di Ciamis, Jawa Barat, sama-sama memiliki komitmen kesundaan yang besar.

Keempat, terhadap karakter di atas, Demiz dan Demul sudah membuktikannya dalam keseharian selama memimpin pemerintahan. Oleh sebab itu, Deddy Mizwar dan Dedi Mulyadi menjadi kombinasi terbaik untuk masa depan Jawa Barat.

Selain alasan tersebut, Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi juga memiliki sembilan program unggulan yang akan dijalankan setelah terpilih dalam Pilgub Jabar 2018.

Sembilan janji atau program yang akan dijalankan itu adalah pertama, penyediaan air baku. Saat ini ketersediaan air bersih di Jawa Barat baru mencapai 70 persen. Deddy Mizwar akan membuat infrastruktur yang membuat jaringan ketersediaan air di Jawa Barat lebih luas lagi. Ini akan menjadi modal bagi masyarakat Jawa Barat untuk hidup lebih baik dengan mendapatkan pasokan air bersih.

Program kedua adalah elektrifikasi daerah. Program ini dimaksudkan untuk menyediakan listrik bagi rakyat di daerah-daerah yang belum terjangkau jaringan listrik. Banyak daerah di Jawa Barat yang belum menikmati jaringan listrik karena daerahnya masih terpelosok, atau daerahnya terisolasi pembangunan waduk.

Program ketiga adalah penyediaan pangan dan makanan tambahan bagi daerah yang masih terkategori rawan pangan dan masyarakat penyandang gizi buruk. Masalah gizi buruk menjadi salah satu hal yang harus mendapat perhatian serius.

Program keempat adalah pembangunan sekolah. Dalam program ini akan dibangun ruang kelas baru, unit sekolah baru, dan juga peningkatan kesejahteraan guru, serta pemerataan layanan pendidikan dasar hingga pendidikan tinggi.

Program kelima adalah meningkatkan pelayanan uji kompetensi, yakni pelayanan uji kompetensi sertifikat keterampilan/keahlian dan ketenagakerjaan bagi pencari kerja dan kaum buruh.

Program keenam, pembangunan puskesmas. Pasangan nomor urut empat ini menargetkan semua puskesmas di Jawa Barat akan memiliki tempat rawat inap yang dilengkapi dengan penyediaan tenaga medis, berdasarkan kebutuhan daerah.

Program ketujuh, menumbuhkan wirausaha baru dengan melakukan percepatan pertumbuhan wirausaha baru, membangun kemitraan, dan layanan terhadap akses modal.

Program kedelapan adalah pertumbuhan ekonomi dengan mendorong daya saing melalui pariwisata berbasis budaya.

Program kesembilan adalah pengeloaan tata ruang lingkungan hidup dan infrastruktur, termasuk rehabilitasi rumah tidak layak huni.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon