Panelis Fit and Proper Test Sudah Tentukan 2 Cawagub DKI
Rabu, 6 Februari 2019 | 12:40 WIB
Jakarta, Beritasatu.com- Ketua Fraksi Gerindra DPRD DKI, Abdul Ghani mengatakan, pelaksanaan uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) sudah selesai, seiring dengan selesainya pelaksanaan fokus grup diskusi (FGD), Minggu (3/2) lalu.
Menurut Abdul Ghani, panelis atau penguji dari uji kepatutan dan kelayakan telah merekomendasikan dua calon wakil gubernur (cawagub) DKI Jakarta dari tiga kandidat yang diajukan.
"Kayaknya fit and proper test sudah selesai. Itu ya ada dua calon yang diajukan," kata Abdul Ghani di ruang kerjanya, DPRD DKI, Jakarta, Rabu (6/2).
Ketika ditanya dua cawagub yang direkomendasikan oleh penguji kepatutan dan kelayakan, Abdul Ghani enggan mengungkapkannya. "Informasinya begitu. Tanya ke PKS saja. Saya belum (diinformasikan)," ujar Abdul Ghani.
Nantinya, pemilihan kedua cawagub tersebut akan menjadi ranah DPRD DKI. Bukan lagi Fraksi Gerindra atau PKS. Pelaksanaan rapat paripurna pemilihan wagub DKI pun menunggu keputusan dari pimpinan dewan.
Terkait dengan sosok wagub yang dijagokan Gerindra dari tiga kandidat tersebut, Abdul Ghani tidak mau komentar. Ia mengembalikan semua keputusan pada Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerindra DKI dan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS DKI. "Saya enggak bisa komentar itu ya," pungkasnya.
Seperti diketahui, tiga nama cawagub yang diusulkan PKS untuk mengikuti uji kepatutan dan kelayakan. Ketiganya adalah mantan wakil Wali Kota Bekasi Ahmad Syaikhu, Sekretaris DPW PKS DKI Agung Yulianto, dan Ketua Dewan Syariah DPW PKS DKI Ahmad Suhaimi.
Tim panelis uji kepatutan dan kelayakan ditetapkan empat orang. Keempatnya adalah Wakil Ketua DPD Gerindra DKI Syarif dan peneliti LIPI Siti Zuhro. Panelis dari pihak PKS adalah pakar kebijakan publik Eko Prasodjo dan pengamat politik Ubedilah.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
B-FILES
Harga Emas Antam Jumat 15 Mei 2026 Anjlok Rp 20.000 Jadi Segini




