Kampanye di Bandung, Prabowo Perkenalkan Calon Menterinya

Kamis, 28 Maret 2019 | 16:45 WIB
HS
FH
Penulis: Hotman Siregar | Editor: FER
Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto menyampaikan sambutan saat kunjungan di Grobogan, Jawa Tengah, 14 Februari 2019.
Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto menyampaikan sambutan saat kunjungan di Grobogan, Jawa Tengah, 14 Februari 2019. (Antara/Yusuf Nugroho)

Bandung, Beritasatu.com - Calon Presiden (Capres) nomor urut 02, Prabowo Subianto, meminta kepada seluruh rakyat Indonesia untuk bersama-sama memilih pemimpin yang memiliki hati ikhlas dan berjuang untuk kemakmuran bangsa Indonesia. Hal itu, harus disertai pula dengan kualitas intelektual yang baik dalam mengelola negara.

"Ini pekerjaan yang berat, jadi kepala desa aja susah apalagi bupati, gubernur, apalagi presiden, jadi kita harus cari orang orang pintar. Itu di belakang saya orang-orang pintar," ungkap Prabowo dihadapan ribuan massa pendukungnya saat kampanye terbuka di lapangan Sidolig, Bandung, Jawa Barat (Jabar), Kamis (28/3/2019).

Prabowo memperkenalkan para calon menteri yang akan duduk di kabinet pemerintahannya kepada masyarakat Jabar yang hadir di lokasi kampanye itu. Prabowo menegaskan, dirinya harus memperkenalkan para calon menterinya agar rakyat Indonesia tidak salah pilih alias 'membeli kucing dalam karung'.

"Itu orang-orang yang akan duduk di kabinet saya. Jadi buat apa sembunyi sembunyi kalian mau beli kucing dalam karung?," ungkap Prabowo sembari menunjuk dan memanggil semua calon menterinya yang hadir.

Tokoh-tokoh yang dipanggil Prabowo untuk diperkenalkan di hadapan masyarakat Jabar antara lain, Komandan Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Presiden PKS Shohibul Iman, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (Zulhas), Mantan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heriawan (Aher), Sekjen PAN Edy Soeparno, Sekjen Partai Demokrat Hinca Panjaitan, dan Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal.

"Saya tanya AHY pantas gak jadi menteri? Pantas? Kenapa? Eh jangan karena ganteng aja ya. Dia ganteng tapi lulusan Harvard. Kalian tahu berapa orang Indonesia lulusan Harvard tiap tahun? Mungkin dua atau tiga orang," tutur Prabowo sembari memperkenalkan AHY dan langsung disambut histeris masyarakat Jawa Barat.

"Pak Shohibul lulusan Jepang S3 doktor ilmu industri, beliau orang pintar. Pak Zulhas berapa puluh tahun mengabdi untuk rakyat. Aher, dua kali gubernur pantas gak kalo kita angkat jadi menteri? Pantas. Edy Soeparno ahli keuangan, Pak Hinca itu koboi dari Sumatera Utara. Jadi jangan beli kucing dalam karung, saya tidak rela rakyat saya seperti ini. Negara kita akan kuat kalo rakyat sejahtera, rakyat sejahtera kalau uangnya di Indonesia tidak keluar terus," papar Prabowo.

Selain nama-nama tersebut, Prabowo menjelaskan masih banyak putra putri terbaik bangsa yang akan menjadi bagian dalam kabinetnya untuk memperbaiki kondisi bangsa dan negara saat ini menjadi lebih baik. Karena itu, setelah dirinya dilantik menjadi Presiden Republik Indonesia periode 2019-2024, ia akan meminta kepada seluruh jajaran kabinetnya untuk menandatangani Pakta Integritas untuk tidak melakukan korupsi dan memperkaya diri sendiri. Dengan begitu, kemakmuran bangsa Indonesia dapat tercipta.

"Saudara-saudara begitu kita mendapatkan mandat, saya akan bekerja dengan keras, ini tim saya sebagian sedang bekerja dimana-mana pak Sandiaga sedang kampanye, Pak Amien Rais sedang kampanye juga. Saya akan minta mereka semua tanda tangan kontrak tidak akan mencari keuntungan pribadi selama menjabat," pungkas Prabowo.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon