Pemerintah Serius Kembangkan Esports
Selasa, 1 Oktober 2019 | 22:08 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah menegaskan komitmennya untuk mengembangkan olahraga esports di Indonesia agar memberi dampak positif secara ekonomi maupun prestasi atlet-atletnya. Untuk itu, perlu ada kerja sama lintas sektoral dan dukungan berbagai pihak untuk membangun ekosistem esports yang sehat dan kompetitif di Tanah Air.
Hal ini mengemuka dalam dialog media bertajuk "Membangun Ekosistem Esports" yang diselenggarakan oleh kolaborasi Kantor Staf Presiden (KSP), Kementerian Pemuda dan Olahraga, Badan Ekonomi Kreatif, serta Kementerian Komunikasi dan Informatika di Jakarta, Selasa (1/10/2019).
Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga Gatot S. Dewa Broto yang tampil sebagai salah satu pembicara pada acara itu mengatakan, pemerintah selama ini terus melakukan edukasi dan membangun pemahaman tentang esports yang memiliki prinsip dan nilai-nilai sama dengan cabang olahraga lainnya. Dalam kejuaraan multi cabang seperti SEA Games dan Asian Games, Indonesia selalu mengirimkan atlet-atletnya bertanding.
"Kami mulai menyusun regulasi-regulasi untuk mendukung itu (pengembangan esports), termasuk sosialisasi, dan sebagainya. Serta yang tidak kalah penting mendukung pelaksanaan event-event atau turnamen esports. Kita sebetulnya tergolong terlambat di bandingkan negara-negara lain. Lompatan kita di esports baru setahun - dua tahun ini. Untuk event dan turnamen esports, kita baru mulai tujuh tahun belakangan. Sementara negara-negara lain sudah dari 15 tahun yang lalu. Jangan sampai kita terus ketinggalan," ujar Gatot.
Salah satu upaya pemerintah membangun ekosistem esports melalui penyelenggaraan Piala Presiden Esports (PPE) perdana pada awal tahun ini. Kejuaraan berskala nasional ini mendapat respon positif dari berbagai organisasi (klub) dan komunitas esports Indonesia. Oleh karena itu, menurut Gatot, pemerintah memastikan Piala Presiden Esports akan kembali di gelar pada tahun 2020 mendatang.
Hal yang sama ditegaskan oleh Giring Ganesha yang ditunjuk sebagai Ketua Panitia Pelaksana PPE 2020. Ia mengemukakan, esports akan memberi dampak besar dari sisi prestasi dan ekonomi jika diberi dukungan untuk bertumbuh sebagai industri
"Semua harus dimulai dengan membangun ekosistemnya dulu. Harus ada kompetisi-kompetisi berjenjang yang menjadi carrier path atlet-atlet yang berprestasi. Sehingga sponsor juga terus masuk dan semakin berkembang," tuturnya.
Sementara itu, Founder & CEO BOOM ID (Organisasi Esports) Gary Ongko Putera mengatakan Indonesia adalah salah satu market terbesar dalam dunia esports. Hanya saja, potensi yang ada ini belum tergarap maksimal. Ia berharap kedepan pemerintah terus memberikan inovasi dan menyusun regulasi yang tepat, yang memungkinkan ekosistem esports bertumbuh secara sehat dan kompetitif. "Atlet-atlet esports kita punya potensi yang besar untuk bersaing di level internasional. Ini harus terus didukung, kita harus edukasi bahwa esports ini adalah salah satu peluang kita berprestasi," ungkapnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
B-FILES
Harga Emas Antam Jumat 15 Mei 2026 Anjlok Rp 20.000 Jadi Segini




