Real Count Panwaslu Juga Menangkan Jokowi-Ahok
Jumat, 13 Juli 2012 | 16:32 WIB
Real count Panwaslu ini hanya sebagai data pembanding dengan real count KPUD DKI.
Tidak berbeda jauh dengan hasil penghitungan cepat yang dilakukan sejumlah lembaga survei, pasangan calon Gubernur Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama juga tetap unggul dalam real count yang dilakukan oleh Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) DKI Jakarta atas lawannya pasangan Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli.
Hingga hari ini, Jumat (13/7) data suara yang sudah masuk dalam penghitungan Panwaslu berjumlah 2.803.992 suara dari 9.421 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di seluruh wilayah Jakarta
“Hasil real count Panwaslu DKI menunujukkan Jokowi-Basuki mendapatkan 1.104.011 suara, sedangkan calon pasangan Foke-Nara memperoleh 966.032 suara,” kata Ketua Panwaslu DKI Jakarta, Ramdansyah, hari ini.
Ramdansyah mengklaim hasil dari real count ini tidak jauh berbeda dengan quick count yang diselenggarakan sejumlah lembaga survei. Pasalnya, hasil dari penghitungan ini diambil dari data pembanding atau C2 yang serupa dengan form C1 yang ada di TPS. Real count Panwaslu ini hanya sebagai data pembanding dengan real count KPUD DKI.
Dari penghitungan Panwaslu, diketahui pasangan Hidayat Nur Wahid-Didik J. Rachbini memperoleh 326.674, pasangan Faisal Basri-Biem Benyamin dengan 175.896, pasangan Alex Noerdin-Nono Sampono dengan 136.954, dan di posisi buncit adalah pasangan Hendardji-Riza Patria dengan 94.427 suara.
Tidak berbeda jauh dengan hasil penghitungan cepat yang dilakukan sejumlah lembaga survei, pasangan calon Gubernur Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama juga tetap unggul dalam real count yang dilakukan oleh Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) DKI Jakarta atas lawannya pasangan Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli.
Hingga hari ini, Jumat (13/7) data suara yang sudah masuk dalam penghitungan Panwaslu berjumlah 2.803.992 suara dari 9.421 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di seluruh wilayah Jakarta
“Hasil real count Panwaslu DKI menunujukkan Jokowi-Basuki mendapatkan 1.104.011 suara, sedangkan calon pasangan Foke-Nara memperoleh 966.032 suara,” kata Ketua Panwaslu DKI Jakarta, Ramdansyah, hari ini.
Ramdansyah mengklaim hasil dari real count ini tidak jauh berbeda dengan quick count yang diselenggarakan sejumlah lembaga survei. Pasalnya, hasil dari penghitungan ini diambil dari data pembanding atau C2 yang serupa dengan form C1 yang ada di TPS. Real count Panwaslu ini hanya sebagai data pembanding dengan real count KPUD DKI.
Dari penghitungan Panwaslu, diketahui pasangan Hidayat Nur Wahid-Didik J. Rachbini memperoleh 326.674, pasangan Faisal Basri-Biem Benyamin dengan 175.896, pasangan Alex Noerdin-Nono Sampono dengan 136.954, dan di posisi buncit adalah pasangan Hendardji-Riza Patria dengan 94.427 suara.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
B-FILES
Harga Emas Antam Jumat 15 Mei 2026 Anjlok Rp 20.000 Jadi Segini




