Terbelit Utang, Penjudi Ingin Jual Ginjal

Kamis, 11 Oktober 2012 | 10:43 WIB
AD
B
Penulis: Antara/ Yudo Dahono | Editor: B1
Ilustrasi penjudi
Ilustrasi penjudi (AFP)
Karena judi, Phuah sudah terbelit utang sebesar 20 ribu ringgit.

Seorang penjudi yang sudah ditinggalkan istri dan anaknya karena tabiat buruk itu, bermaksud menjual salah satu ginjalnya untuk membayar utang judi sebanyak 20 ribu ringgit atau setara Rp60 juta.

Phuah (45) mengaku, kalau ia rela menjual organ tubuhnya sendiri karena menemui jalan buntu untuk melunasi utangnya akibat ketagihan judi internet, demikian dilaporkan media lokal terbitan Kuala Lumpur, hari ini, Kamis (11/10).

Ia meminjam 15 ribu ringgit dari keluarganya, dan 5000 ringgit lagi dari ah long atau rentenir. Malangnya, ia selalu justru kalah dalam berjudi.

"Saya hanya berfikir untuk menjual ginjal untuk mendapatkan uang. Saya kehilangan segala-galanya, bahkan istri saya telah meninggalkan rumah bersama dua anak perempuan kami minggu lalu," ungkap Phuah.

Niat Phuah untuk menjual ginjalnya seharga 50 ribu ringgit itu batal dia lakukan setelah Kepala Biro Pengaduan dan Jasa Publik MCA Datuk Seri Michael Cong menegaskan tindakan itu menyalahi undang-undang.

Phuah yang sebelumnya bekerja sebagai supir truk mengaku sudah dipecat oleh majikannya akibat kebiasaan berjudi itu.

"Majikan tahu saya berutang dengan ah long dan dia kuatir ah long itu akan membuat onar di tempat kerja saya," katanya.

Tabiat berjudi mulai menghinggapi Phuah sejak akhir tahun lalu dan dia biasanya menghabiskan waktu antara satu hingga dua jam di pusat perjudian setiap hari setelah pulang kerja.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon