Ahok Janji Perbaiki Titik Rawan Korupsi
Selasa, 11 Desember 2012 | 19:18 WIB
Hari ini KPK mengundang sejumlah perwakilan dari Kementerian dan Lembaga Negara terkait untuk memaparkan hasil survei integritas dalam sektor pelayanan publik
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahja Purnama berjanji akan memperbaiki titik rawan korupsi di Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Hal itu dikatakan Basuki yang hari ini, Selasa (11/12) mendatangi kantor KPK untuk mendengar paparan hasi survei integritas pelayanan publik yang dilakukan oleh KPK.
"Ya kita coba perbaiki terutama soal apa salahnya supaya jadi kecil," kata Basuki.
Hari ini KPK mengundang sejumlah perwakilan dari Kementerian dan Lembaga Negara terkait untuk memaparkan hasil survei integritas dalam sektor pelayanan publik.
Selain dihadiri oleh Basuki, Walikota Depok Nur Mahmudi Ismail juga hadir di kantor KPK. Nur Mahmudi datang dengan mengendarai motor dari Depok.
"Yang pertama ini hari Selasa, dimana hari ini hari tanpa mobil dinas, kita naik mobil biasa atau naik sepda motor," kata Nur mahmudi.
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahja Purnama berjanji akan memperbaiki titik rawan korupsi di Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Hal itu dikatakan Basuki yang hari ini, Selasa (11/12) mendatangi kantor KPK untuk mendengar paparan hasi survei integritas pelayanan publik yang dilakukan oleh KPK.
"Ya kita coba perbaiki terutama soal apa salahnya supaya jadi kecil," kata Basuki.
Hari ini KPK mengundang sejumlah perwakilan dari Kementerian dan Lembaga Negara terkait untuk memaparkan hasil survei integritas dalam sektor pelayanan publik.
Selain dihadiri oleh Basuki, Walikota Depok Nur Mahmudi Ismail juga hadir di kantor KPK. Nur Mahmudi datang dengan mengendarai motor dari Depok.
"Yang pertama ini hari Selasa, dimana hari ini hari tanpa mobil dinas, kita naik mobil biasa atau naik sepda motor," kata Nur mahmudi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
B-FILES
Harga Emas Antam Jumat 15 Mei 2026 Anjlok Rp 20.000 Jadi Segini




