MRIN: Kunci Keberhasilan Penelitian Ada pada Kolaborasi
Selasa, 2 Agustus 2022 | 15:59 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Peneliti Utama Mochtar Riady Institute for Nanotechnology (MRIN) Prof Herawati Sudoyo mengatakan kolaborasi sangat penting dalam sebuah penelitian. Sebab, kunci keberhasilan dari sebuah penelitian adalah kolaborasi. Adapun kolaborasi yang dimaksud yakni peneliti harus mau mempelajari penelitian yang sebelumnya termasuk teknologi yang digunakannya, sehingga mempersingkat waktu penelitian untuk fokus yang sama.
"Kalau kita misalnya belum paham atau belum menguasai lebih baik kolaborasi sehingga tidak melakukan pengembangan yang memakan waktu terlalu lama," kata Herawati pada acara Seminar dan Lokakarya bertajuk "Menyingkap Misteri Asal-Usul Leluhur Kita (Genetik Purba dan Budaya prasejarah Nusantara)" yang digelar secara hybrid, Selasa (2/8/2022).
Herawati menuturkan, kegiatan penelitian zaman sekarang melibatkan peneliti dari berbagai institusi. Misalnya studi genomik populasi suku Aborigin yang dilakukan oleh peneliti dari Australia. Mereka melibatkan 75 peneliti dari 48 institusi melakukan kerja sama dan sharing data untuk dapat membuat suatu publikasi yang ada ceritanya.
"Suatu hasil yang hanya kecil saja, zaman sekarang itu dampaknya kurang besar," ucapnya.
Hal ini disampaikan Herawati saat memaparkan materi terkait dengan paleogenomik, menyusul kerja sama MRIN dengan Organisasi Riset Arkeologi Bahasa dan Sastra, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang ditandatangi hari ini dalam bentuk MoU dan Perjanjian Kerja sama (PKS) untuk memperkuat penelitian di bidang ilmu paleogenomik.
Herawati menuturkan MRIN sudah melakukan penelitian tentang Indonesian Genome Diversity Project. Penelitian ini fokus pada keragaman genetik yang ada di Indonesia.
"Indonesia merupakan suatu teater yakni melihat dinamika dari suatu migrasi dan juga perkembangan manusianya. Kita beragam tidak hanya bahasa tetapi juga budaya. Dari penelitian-penelitian yang kita tahu, kita juga beragam genetiknya. Itu sudah diterima bahwa kita semua ini dipengaruhi oleh berbagai/beberapa gelombang migrasi," ujarnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
B-FILES
Harga Emas Antam Jumat 15 Mei 2026 Anjlok Rp 20.000 Jadi Segini




