Metland Gelar Topping Off Grand Metropolitan
Senin, 18 Februari 2013 | 18:05 WIB
Jakarta - PT Metropolitan Land Tbk (MTLA) menargetkan pengoperasian pusat perbelanjaan dan rekreasi Grand Metropolitan Bekasi bisa dilakukan pada pertengahan tahun 2013 ini. Saat ini sudah dilaksanakan acara Tutup Atap (topping off)
"Grand Metropolitan merupakan pusat perbelanjaan ketiga yang dibangun oleh Metland setelah Mal Metropolitan dan Plaza Metropolitan," kata Presiden Direktur PT Metropolitan Land Tbk, Nanda Widya, dalam siaran tertulisnya, Jakarta, Senin (18/2).
Prosesi topping off dilaksanakan dengan penanaman koin emas seberat 19 gr karena bertepatan dengan hari jadi Metland di bulan Februari ini yang ke 19 tahun.
Dengan upacara penutupan atap ini menandakan pekerjaan struktur bangunan telah rampung dikerjakan dan Grand Metropolitan siap beroperasi pada pertengahan 2013 ini.
Menurut nanda, pembangunan Grand Metropolitan dilakukan untuk menjawab kebutuhan masyarakat menengah atas yang tinggal di kawasan Bekasi. Selama ini Mal Metropolitan yang masih menjadi ikon pusat perbelanjaan di Bekasi untuk kalangan menengah.
Grand Metropolitan dibangun di atas lahan seluas 26.912 meter persegi dengan total gross luas bangunan 125.793 meter persegi dan total area bersih yang dapat disewakan kurang lebih 52.443 meter persegi.
Desain bangunannya ditangani oleh Development Design Group (DDG), konsultan arsitek profesional asal Amerika Serikat. Hingga saat ini Grand Metropolitan telah tersewa oleh tenant dengan merk ternama di antaranya Centro, Farmers Market, Best Denki, Eat & Eat, Ace Hardware, Cinema XXI, Golds Gym, Gramedia Kids, Fun World, Galeri Batik, MAP Fashion dan lainnya. Grand Metropolitan terdiri dari 6 lantai dan 2 lantai basement.
Selain pertumbuhan penduduknya, masih banyak pula potensi Kota Bekasi yang belum tersentuh. Salah satunya adalah kehadiran kawasan modern terpadu. Pertumbuhan industri di Kota Bekasi menjadikan daerah ini sebagai suatu kawasan sentra bisnis baru yang potensial. Dalam lokasi yang sama dengan Grand Metropolitan, Metland juga membangun bangunan apartemen dan perkantoran terintegrasi, M Gold Tower.
"Keberadaan area pusat perbelanjaan, apartemen dan perkantoran, kawasan ini akan berkembang menjadi kawasan sentra bisnis di Bekasi," ujarnya.
Total pembangunan Grand Metropolitan mencapai Rp 506 miliar, dimana pemenuhan kebutuhan pembiayaannya diperoleh dari Initial Public Offering (IPO) sebesar Rp 200 miliar, sebesar Rp 250 miliar dari pinjaman bank dan sisanya dari kas internal perseroan. Nanda yakin bahwa Grand Metropolitan akan menambah pendapatan berkelanjutan Metland.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
B-FILES
Harga Emas Antam Jumat 15 Mei 2026 Anjlok Rp 20.000 Jadi Segini




