Priyo: Tak Ada Urgensi Memanggil Anas ke Timwas Century

Selasa, 26 Februari 2013 | 14:41 WIB
MS
B
Penulis: Markus Junianto Sihaloho | Editor: B1
Priyo Budi Santoso
Priyo Budi Santoso (JG/Safir Makki/Safir Makki)

Jakarta - Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso menilai tak ada urgensi bagi Timwas Century DPR untuk memanggil mantan Ketua Umum Partai Demokrat (PD) Anas Urbaningrum.

"Saya belum sependapat memanggil Anas. Karena apa urgensinya?" kata Priyo Budi Santoso di Jakarta, Selasa (26/2).

Dia juga mengaku heran ketika ada sejumlah anggota Timwas yang menyatakan sudah ada rencana memanggil Anas. Sebab, selama Priyo memimpin rapat, tidak ada satupun agenda untuk memanggil Anas bersaksi di Timwas.

"Kecuali ada fakta yang memungkinkan soal itu, boleh. Tapi, saat ini belum dipandang perlu. Tak tahu besok kalau ada," kata Priyo.

Sebelumnya, sejumlah anggota Timwas DPR untuk kasus skandal dana talangan (bailout) Bank Century berencana memanggil mantan Ketua Umum PD Anas Urbaningrum. Anas diduga mengetahui sekaligus diminta membongkar skandal yang merugikan negara Rp 6,7 triliun tersebut.
 
"Timwas sedang mewacanakan untuk meminta keterangan Anas dalam kasus Century," kata anggota Timwas dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (FPDIP) Hendrawan Supratikno di Jakarta, Selasa (26/2).

Awal hal ini adalah pernyataan Ketua Bapilu Partai Hanura Yuddy Chrisnandi yang mengutarakan isi pertemuannya pada Minggu (24/2/) lalu di kediaman Anas, Duren Sawit, Jakarta Timur. Salah satu isi pertemuan itu adalah adanya niat Anas untuk membongkar skandal bailout Bank Century.

Sebelum dirinya dan Priyo, menurut Yuddy, ada mantan Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan seorang sesepuh HMI yang terlebih dulu bertemu dengan Anas.

"Sebelum kami bicara, lembar kedua itu masih ada Pak Anwar Nasution dengan satu orang sesepuh kami (HMI). Saya tidak tahu dia bawa apa ke dalam. (Anwar) keluar, baru saya masuk dengan Mas Priyo. Kami bertiga lalu bicara lembar kedua itu." paparnya.

Selain Anwar, menurut Yuddy, mantan anggota DPR dari Fraksi PKS Misbakhun juga melakukan pertemuan dengan Anas. Menurutnya, Misbakhun menunggu di luar ruangan saat ia, Priyo, dan Anas bertemu. Misbakhun merupakan salah satu inisiator Pansus Angket kasus Century, yang pernah berperkara dalam kasus LC fiktif Bank Century. "Lembaran kedua ini bukan hanya milik Anas, tapi milik semua orang," kata Yuddy.

Priyo sendiri diketahui mengunjungi kediaman Anas pasca berhenti sebagai ketua umum PD. Dia meyakinkan dalam pertemuan itu, dirinya sama sekali tak berbicara soal kasus-kasus semisal Century dengan Anas.

Kalaupun pembicaraan demikian ada, kata Priyo, itu dibicarakan oleh tokoh lainnya yang turut mengunjungi Anas seperti Yuddy Chrisnandy.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon