Yana Mulyana Kena OTT KPK, Sekda Jabat Plh Wali Kota Bandung
Sabtu, 15 April 2023 | 15:51 WIB
Bandung, Beritasatu.com - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung Ema Sumarna untuk sementara waktu mengisi posisi Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Bandung, usai Wali Kota Yana Mulyana terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan (KPK), Jumat (14/4/2023).
Hal ini telah dikonfirmasi oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.
"Saya sudah konsultasi kepada Pak Mendagri. Untuk sementara, sesuai dengan aturan maka plh-nya Pak Sekda (Ema Sumarna). Itu sesuai posisi tertinggi di birokrasi," kata Ridwan Kamil usai menghadiri acara Grebek Pasar Kosambi bersama Kementerian Perdagangan RI di Pasar Kosambi, Kota Bandung, Sabtu (15/4/2023).
Terkait OTT Wali Kota Bandung Yana Mulyana, gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu berpesan kepada para kepala daerah di Jawa Barat, baik bupati maupun wali kota lainnya untuk senantiasa menjaga integritas dalam menjalankan tugas dan kewajibannya.
"Saya titip kepada seluruh kepala daerah di 27 kota/kabupaten untuk selalu mengedepankan integritas. Ingat niat kita dalam memimpin itu untuk melayani masyarakat, bukan yanh lainnya. Jadikan benteng integritas sebagai hal utama," ucap Ridwan Kamil.
Sekadar informasi, Yana Mulyana menjadi wali kota Bandung kedua yang dijerat KPK. Sebelumnya, KPK menetapkan Wali Kota Bandung periode 2003-2013, Dada Rosada sebagai tersangka suap pada 1 Juli 2013.
Ridwan Kamil mengaku sedih dan prihatin dengan kejadian Wali Kota Bandung Yana Mulyana terjaring OTT oleh KPK. Apalagi, Ridwan Kamil sendiri sebelumnya sempat menjabat sebagai Wali Kota Bandung.
"Sebagai gubernur, saya sangat prihatin, sebagai mantan Wali Kota Bandung, saya sangat sedih, susah diceritakan perasaannya saat ini. Sebagai kedinasan, sangat prihatin. Sebagai pribadi yang dahulu ngurusin Kota Bandung reformasi segala rupa ngurusin Bandung ini," ucap Emil.
Pada Sabtu pagi, Ridwan Kamil telah mengunjungi Balai Kota Bandung untuk bertemu sejumlah pihak di Pemkot Bandung. Ridwan Kamil juga menegaskan kepada jajaran OPD di Pemkot Bandung agar pelayanan publik tetap berjalan maksimal meski sang Wali Kota Yana Mulyana terjaring OTT KPK.
Diketahui, KPK menangkap Yana Mulyana dan delapan orang lainnya dalam OTT di Bandung, Jumat (14/4/2023). Yana dan para pihak itu diduga terlibat dalam transaksi suap terkait proyek CCTV dan jaringan internet dalam program smart city Pemkot Bandung.
Saat ini, tim satgas KPK masih memeriksa Yana Mulyana dan para pihak yang dibekuk. Lembaga antikorupsi memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum mereka.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Harga Emas Antam Jumat 15 Mei 2026 Anjlok Rp 20.000 Jadi Segini




