ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Longsor dan Banjir Putuskan Akses Jalan di Tanggamus Lampung

Senin, 8 September 2025 | 09:26 WIB
T
BW
Penulis: Triyono | Editor: BW
Hujan deras memicu banjir dan longsor di Tanggamus, Lampung, Minggu 7 September 2025.
Hujan deras memicu banjir dan longsor di Tanggamus, Lampung, Minggu 7 September 2025. (Beritasatu.com/Triyono)

Tanggamus, Beritasatu.com – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Tanggamus, Lampung, sejak Sabtu  (6/9/2025) malam hingga Minggu (7/9/2025) menyebabkan banjir dan tanah longsor di tiga kecamatan. Peristiwa ini mengakibatkan puluhan rumah warga terendam dan sejumlah akses jalan terputus karena tertimbun material longsor, sehingga kendaraan roda dua maupun roda empat tidak dapat melintas.

Curah hujan tinggi memicu meluapnya air sungai hingga menjebol tanggul penahan banjir. Air bah merendam permukiman warga dan mengganggu aktivitas di sedikitnya sembilan desa. Kecamatan yang terdampak banjir dan longsor yakni Limau, Cukuh Balak, dan Kelumbayan.

Luapan air sungai yang tidak tertampung drainase memperparah banjir yang meluas dengan cepat. Hujan deras juga memicu tanah longsor di sejumlah titik perbukitan. Material longsoran berupa tanah dan batu menimbun badan jalan, bahkan satu rumah warga tertimbun. Kondisi ini membuat akses jalan terputus total dan menyulitkan distribusi bantuan maupun mobilitas warga.

ADVERTISEMENT

Selain jalan yang tertutup longsor, banjir bandang juga merobohkan pohon besar serta merusak beberapa jembatan di Kecamatan Kelumbayan. Akibatnya, sejumlah desa masih terisolasi. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama TNI, Polri, dan relawan telah dikerahkan ke lokasi. Mereka terus memantau kondisi sungai serta jalur rawan longsor. Hingga Minggu petang, ketinggian air di beberapa titik sudah mulai surut, meski sejumlah rumah warga masih tergenang.

BPBD Tanggamus mengerahkan alat berat untuk membersihkan material longsor yang menutup badan jalan. Kepala BPBD Kabupaten Tanggamus, Irvan Wahyudi, menyampaikan bahwa pihaknya fokus pada penanganan darurat.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Pendataan kerusakan dan kerugian masih terus dilakukan,” ujar Irvan di Kecamatan Cukuh Balak, Minggu (7/9/2025).

Ia menambahkan, tim gabungan terus bekerja membersihkan material longsor menggunakan alat berat. “Penanganan darurat menjadi prioritas untuk memastikan keselamatan warga. Bantuan logistik dan kebutuhan dasar akan segera disalurkan,” tegasnya.

BPBD Tanggamus bersama petugas gabungan juga melakukan patroli dan pemantauan debit sungai untuk mengantisipasi potensi banjir maupun longsor susulan. 

Warga yang tinggal di sekitar tebing, bantaran sungai, atau jalur longsor diimbau tetap waspada dan segera mengungsi bila kondisi dianggap berisiko.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon