ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Temuan 10 Kasus Covid-19, IBL Janji Transparan

Minggu, 30 Januari 2022 | 16:58 WIB
IC
IC
Penulis: Iman Rahman Cahyadi | Editor: CAH
Direktur Utama Indonesia Basketball League (IBL), Junas Miradiarsyah
Direktur Utama Indonesia Basketball League (IBL), Junas Miradiarsyah (Ist)

Jakarta, Beritasatu.com- Manajemen Liga Bola Basket Indonesia (IBL) berkomitmen untuk mengutamakan prinsip transparansi dalam penanganan kasus Covid-19. Hal ini menyusul makin meluasnya kasus Covid-19 yang terjadi di antara para pemain dan staf klub.

IBL pada Minggu (30/1/2022 melaporkan setidaknya 10 kasus Covid-19 yang menginfeksi sejumlah pemain maupun staf klub liga bolabasket profesional Tanah Air itu.

Hingga kini, ada tiga klub yang pemainnya terkonfirmasi positif Covid-19, yaitu Satria Muda Pertamina Jakarta, Indonesia Patriots dan Pelita Jaya Bakrie Jakarta. Kondisi tersebut memaksa sejumlah pertandingan harus ditunda.

Baca Juga: Kasus Covid-19 di IBL Bertambah, 2 Pebasket Pelita Jaya Terpapar

ADVERTISEMENT

Meski demikian, Direktur Utama IBL Junas Miradiarsyah optimistis badai Covid-19 di antara para pemain tidak akan makin meluas karena pihaknya berkomitmen untuk menerapkan prinsip transparansi, termasuk mengungkap nama-nama yang terpapar.

"Dengan pengalaman IBL musim 2021, transparansi menjadi penting, baik kepada tim peserta maupun publik, sebab kita harus tahu apa yang terjadi dengan sekeliling kita, siapa saja yang terpapar perlu disampaikan," ungkap Junas dalam jumpa pers virtual yang diikuti di Jakarta, Minggu (30/1/2022).

Menurutnya jika tidak disampaikan, khawatir akan menjadi pertanyaan, dan jadi kekhawatiran berlebihan.

Junas juga menjelaskan bahwa pertandingan akan dijadwal ulang dan dilanjutkan apabila pemain lain dalam satu tim dinyatakan negatif Covid-19.

Baca Juga: IBL: Seri I Berakhir, Satria Muda dan Pelita Jaya Pimpin klasemen

Artinya, meski ada beberapa pemain yang positif virus corona dalam satu tim, klub tersebut masih bisa bertanding jika pemain lainnya sudah melewati tes screening dan dinyatakan negatif Covid-19.

"Jika ditemukan satu kasus, lalu di-assess dan ada potensi menyebar, kami akan tangguhkan gimnya. Akan tetapi, apabila sudah di-assess dan pemain dinyatakan negatif setelah dilakukan skrining, maka dia bisa bermain," jelas Junas.

Dua pertandingan yang dijadwalkan digelar hari ini, yang mempertemukan Pelita Jaya dan Satya Wacana Salatiga serta Indonesia Patriots dan NSH Mountain Gold Timika, diputuskan ditunda.

Dari 28 personel Indonesia Patriots, tujuh di antaranya positif terpapar virus corona. Mereka adalah Ali Bagir Wayarabi Alhadar, AA Gede Bagus, Victory Lobbu, Serigne Modou Kane, asisten pelatih Ricky Gunawan, manajer tim Jamin Matotoran dan Renny Dwi Chandrawati.

Adapun dua pebasket Pelita Jaya yang terkonfirmasi positif Covid-19 adalah Govinda Julian Saputra dan Fernando Fransco Manansang. Namun beberapa personel Pelita Jaya kini juga dalam pengawasan khusus tim dokter dan satgas Covid-19 dari IBL.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Kalahkan Tangerang Hawks, Pelita Jaya Kuasai Puncak Klasemen IBL 2026

Kalahkan Tangerang Hawks, Pelita Jaya Kuasai Puncak Klasemen IBL 2026

SPORT
David Nuban Tembus 1.000 Points Club IBL

David Nuban Tembus 1.000 Points Club IBL

SPORT
IBL All Star 2026 Siap Kembali Digelar di Bandung

IBL All Star 2026 Siap Kembali Digelar di Bandung

SPORT
Jelang IBL 2026, Tim-Tim Basket Mulai Pertangguh Skuad

Jelang IBL 2026, Tim-Tim Basket Mulai Pertangguh Skuad

SPORT
Satria Muda Bidik Juara IBL All Indonesian Seusai Diakuisisi Persib

Satria Muda Bidik Juara IBL All Indonesian Seusai Diakuisisi Persib

SPORT
Final IBL 2025: Pelita Jaya Angkat Trofi atau Dewa United Menundanya

Final IBL 2025: Pelita Jaya Angkat Trofi atau Dewa United Menundanya

SPORT

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon