ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Pasar Tanah Abang Tetap Sepi Meski TikTok Shop Ditutup

Selasa, 10 Oktober 2023 | 13:47 WIB
D
R
Penulis: Dayat | Editor: RZL
Suasana di Pasar Tanah Abang, Selasa, 10 Oktober 2023.
Suasana di Pasar Tanah Abang, Selasa, 10 Oktober 2023. (Beritasatu.com/Hidayat Azriel)

Jakarta, Beritasatu.com - Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, masih sepi meski platform penjualan online TikTok Shop sudah ditutup secara resmi oleh pemerintah. Pedagang di Pasar Tanah Abang mendesak pemerintah untuk menghentikan platform penjualan online lainnya agar pedagang tidak terus merugi dan terpaksa menutup usahanya.

Pantauan dari Beritasatu.com, Selasa (10/10/2023) aktivitas di Pasar Tanah Abang terlihat masih sepi. Volume pengunjung di pasar yang dikenal sebagai grosir tekstil terbesar se-Asia Tenggara ini tetap sepi, meskipun biasanya pada tahun-tahun sebelumnya, pasar ini sangat ramai dengan aktivitas jual beli dan kunjungan pengunjung.

Pedagang di Pasar Tanah Abang saat ini hanya bisa menunggu tanpa tahu kapan pengunjung akan kembali dan melakukan transaksi pembelian. Mereka mendesak pemerintah untuk menutup platform jualan online lainnya seperti Shopee dan Lazada agar kondisi pasar bisa kembali normal.

ADVERTISEMENT

"Baru TikTok Shop doang yang tutup, enggak ada pengaruh pasar masih sepi," kata Ipong, salah satu pedagang.

"Kalau memang pemerintah mau ikut turun tangan, maunya online semuanya diatur, bagaimana caranya supaya pedagang-pedagang seperti kami ini masih bisa jualan," tambahnya.

Menurunnya omzet penjualan harian telah mengakibatkan banyak pedagang mengalami kerugian yang cukup besar, bahkan ada yang tidak dapat bertahan dan akhirnya gulung tikar. Mereka berpendapat bahwa penjualan online dengan harga murah dan tidak sesuai dengan harga pasar berdampak besar pada pasar tradisional.

"Setelah TikTok Shop ditutup, mereka pindah ke Shopee, Lazada, dan sebagainya. Sebetulnya ada online tidak apa, tetapi harganya harus diatur jangan jauh di bawah harga pasar," kata pedagang lainnya, Reza.

Pedagang berharap pemerintah akan serius dalam membatasi peran platform penjualan online agar tidak semakin banyak pasar tekstil yang ditinggalkan oleh pembeli.

Diberitakan sebelumnya, aplikasi TikTok secara resmi menonaktifkan fitur TikTok Shop pada Rabu (4/10/2023). Pengguna tidak dapat lagi melakukan transaksi jual-beli melalui aplikasi tersebut.

Hal ini dilakukan sebagai respons terhadap Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 31 Tahun 2023 yang melarang media sosial melakukan fungsi ganda sebagai e-commerce.

"Prioritas utama kami adalah untuk menghormati dan mematuhi peraturan dan hukum yang berlaku di Indonesia. Dengan demikian, kami tidak akan lagi memfasilitasi transaksi e-commerce di dalam TikTok Shop Indonesia, efektif per tanggal 4 Oktober, pukul 17.00 WIB. Kami akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Indonesia terkait langkah dan rencana kami ke depan," tulis TikTok.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Aksi Copet di Tanah Abang Gagal, Pelaku Wanita Ditangkap

Aksi Copet di Tanah Abang Gagal, Pelaku Wanita Ditangkap

JAKARTA
Premanisme di Tanah Abang Belum Hilang meski Suasana Terlihat Kondusif

Premanisme di Tanah Abang Belum Hilang meski Suasana Terlihat Kondusif

JAKARTA
Pasar Tanah Abang Masih Libur Lebaran

Pasar Tanah Abang Masih Libur Lebaran

MULTIMEDIA
Tanah Abang Diserbu Pembeli, Diperkirakan Capai 70.000 Orang

Tanah Abang Diserbu Pembeli, Diperkirakan Capai 70.000 Orang

EKONOMI
Jelang Lebaran, Tanah Abang Diserbu Pemburu Baju Muslim

Jelang Lebaran, Tanah Abang Diserbu Pemburu Baju Muslim

JAKARTA
Pasar Tanah Abang Sepekan Sebelum Lebaran

Pasar Tanah Abang Sepekan Sebelum Lebaran

MULTIMEDIA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon