ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Premanisme di Tanah Abang Belum Hilang meski Suasana Terlihat Kondusif

Senin, 13 April 2026 | 12:21 WIB
BB
MA
Penulis: Basudiwa Supraja Sangga B | Editor: MA
Suasana di kawasan Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat terpantau normal pada Senin (13/4/2026) pagi, arus lalu lintas di depan sejumlah pintu masuk pasar ramai lancar.
Suasana di kawasan Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat terpantau normal pada Senin (13/4/2026) pagi, arus lalu lintas di depan sejumlah pintu masuk pasar ramai lancar. (Beritasatu.com/Basudiwa Supraja Sangga B)

Jakarta, Beritasatu.com – Suasana di kawasan Pasar Tanah Abang terpantau normal pada Senin (13/4/2026) pagi. Arus lalu lintas di depan Blok A hingga Blok F terlihat lebih tertib tanpa adanya kerumunan maupun kepadatan lalu lintas signifikan.

Berdasarkan pantauan Beritasatu.com, para sopir bajaj yang biasanya merasa waswas kini tampak lebih tenang saat menunggu penumpang di area drop-off resmi. Aktivitas ekonomi pun berjalan seperti biasa meski sebelumnya sempat dihebohkan video viral aksi pemalakan terhadap sopir bajaj di kawasan tersebut.

Meski situasi terlihat kondusif, praktik premanisme disebut masih membayangi kawasan tersebut. Seorang sopir taksi bernama Sukirno mengungkapkan bahwa pungutan liar oleh oknum preman masih ditemukan di beberapa titik.

ADVERTISEMENT

"Masih ada tuh, masih banyak itu. Di Blok A, Blok B. Semua merata itu. Kalau di Blok F itu, semua parkiran tuh diambilin sama itu (preman),” ujarnya kepada Beritasatu.com, Senin (13/4/2026).

Sementara itu, seorang sopir bajaj bernama Gio mengaku tidak mengalami aksi premanisme pada hari ini. Namun, ia menduga para pelaku sementara menghilang karena kasus tersebut sempat viral di media sosial.

Meski begitu, Gio meyakini praktik tersebut berpotensi kembali terjadi dan menilai para pelaku seolah kebal hukum.

"Pungutan liar sih merajalela tetapi ya sudah kebal lah sudah biasa sih ada yang (minta) Rp 2.000 dimintain ada yang Rp 5.000 alasannya bayar parkir. Padahal kita enggak parkir malah kan lah itu. Kalau hari ini sementara premannya pada bubar kalau ada viral gini bubar tetapi nanti balik lagi sudah kebal hukum premannya," ujar Gio.

Kendati demikian, masyarakat berharap pihak berwenang dapat terus melakukan pengawasan dan penindakan tegas agar praktik premanisme di kawasan Pasar Tanah Abang dapat benar-benar diberantas.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Pemalak Sopir Bajaj Tanah Abang Ditangkap, Ini Faktanya

Pemalak Sopir Bajaj Tanah Abang Ditangkap, Ini Faktanya

JAKARTA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon