Piala Dunia 2026: Dikalahkan Belanda, Potter Janji Swedia Siap Bangkit
Minggu, 21 Juni 2026 | 05:24 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Pelatih timnas Swedia Graham Potter mengakui timnya harus belajar dari kekalahan telak 1-5 atas Belanda pada laga kedua grup F Piala Dunia 2026 di Houston, Amerika Serikat, Minggu (21/6/2026) WIB. Meski kecewa dengan hasil tersebut, Potter optimistis Swedia akan tampil lebih baik pada pertandingan berikutnya.
Swedia datang ke laga itu dengan modal kemenangan 5-1 atas Tunisia pada pertandingan pembuka. Namun, mereka tak mampu membendung permainan impresif Belanda di Houston.
Tim asuhan Ronald Koeman unggul empat gol lebih dahulu melalui masing-masing dua gol Brian Brobbey dan Cody Gakpo. Anthony Elanga sempat memperkecil ketertinggalan Swedia sebelum Crysencio Summerville memastikan kemenangan 5-1 bagi Belanda.
"Kami harus memberi selamat kepada mereka. Saya pikir kami akan belajar banyak dari pertandingan ini," ujar Potter seusai laga dilansir Soccerway, Minggu (21/6/2026).
Menurut pelatih asal Inggris tersebut, skor akhir turut memengaruhi mental para pemainnya sehingga permainan Swedia menjadi lebih pasif.
"Skor akhir memengaruhi kami. Kami menjadi sedikit pasif dan tidak sepenuhnya percaya pada apa yang ingin kami lakukan. Tentu ini mengecewakan, tetapi juga menjadi pelajaran berharga. Kami akan menjadi lebih baik setelah ini," katanya.
Meski kalah telak, Potter menilai skor tersebut tidak sepenuhnya mencerminkan jalannya pertandingan. Swedia, menurutnya, mampu memberikan perlawanan, terutama pada babak kedua.
Swedia tercatat melepaskan 20 tembakan, dengan sembilan di antaranya mengarah ke gawang. Namun, lemahnya lini pertahanan membuat mereka kesulitan membendung serangan Belanda, termasuk gol cepat Brobbey pada menit kelima.
"Saya pikir respons kami setelah turun minum sangat bagus. Bahkan saya merasa kami adalah tim yang lebih baik pada babak kedua. Sayangnya kami kembali kebobolan dan itu membuat keadaan menjadi sulit," ujarnya.
Potter menegaskan Belanda pantas meraih kemenangan, tetapi meminta anak asuhnya segera bangkit dan fokus menghadapi laga berikutnya melawan Jepang yang akan menjadi penentu peluang Swedia lolos ke babak 32 besar.
"Belanda bermain sangat baik dan mereka pantas menang. Namun, kami harus mengambil sisi positif dari pertandingan ini dan belajar dari hal-hal yang masih perlu kami perbaiki," tutup Potter.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan Biaya di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Piala Dunia 2026: 2 Gol Undav Bawa Jerman Comeback Lawan Pantai Gading




