Lapak Limbah di Tangerang Terbakar, Damkar Terkendala Sumber Air
Minggu, 21 Juni 2026 | 05:48 WIB
Tigaraksa, Beritasatu.com - Kebakaran hebat melanda sebuah lapak limbah di Desa Cukanggalih, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Banten, Sabtu (20/6/2026) malam. Dalam peristiwa tersebut, sedikitnya lima kali ledakan terdengar dari area yang terbakar.
Pantauan Beritasatu.com di lokasi menunjukkan api masih berkobar hebat hingga menjelang Minggu (21/6/2026) dini hari. Asap hitam pekat membubung tinggi dari kawasan lapak yang memiliki area cukup luas.
Dalam lokasi yang terbakar, terdapat sejumlah bangunan semi permanen, tangki, dan drum berukuran besar, serta tumpukan karet. Kobaran api terlihat melahap hampir seluruh area lapak beserta isinya.
Puluhan petugas pemadam kebakaran (damkar) terlihat masih berjibaku memadamkan api agar tidak merambat ke bangunan di sekitar lokasi.
Komandan Peleton Damkar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Amirudin, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran pada pukul 19.28 WIB.
"Saat ini api masih menyala, proses pemadaman sudah berlangsung tiga jam. Sementara tidak ada perambatan hanya bangunan pemilik lapak saja," ujar Amirudin di lokasi.
Berdasarkan laporan dari Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Tangerang, api terlihat setelah terdengar suara ledakan dari dalam lapak limbah. Tak lama kemudian, api dengan cepat membesar dan membakar area sekitar.
"Untuk ledakan memang ada sebanyak lima kali. Sumber suara ledakan berasal dari tong-tong bekas yang diduga berisi oli, tiner, dan drum cat," ucap Amirudin.
Meski demikian, penyebab pasti kebakaran yang melanda lapak limbah itu masih belum diketahui. Petugas masih fokus melakukan proses pemadaman untuk mencegah munculnya titik api baru.
Dalam penanganan kebakaran ini, BPBD Kabupaten Tangerang mengerahkan enam unit armada pemadam kebakaran dan 35 personel. Amirudin mengungkapkan, petugas menghadapi kendala saat proses pemadaman karena sumber air berada cukup jauh dari lokasi kejadian.
"Kendala sumur air yang cukup jauh sekitar 2 kilometer dari lokasi kebakaran," ucapnya.
Hingga saat ini tidak ada laporan korban jiwa maupun korban luka akibat kebakaran tersebut. Sementara itu, penyebab pasti kebakaran dan total kerugian masih dalam proses pendataan oleh petugas berwenang.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
62 Persen Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air




