Harga iPhone 18 Pro Berpotensi Naik Akibat Krisis Memori Global
Minggu, 21 Juni 2026 | 05:59 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Harga iPhone 18 Pro diperkirakan akan mengalami kenaikan signifikan seiring melonjaknya biaya komponen memori global yang tengah mengalami kelangkaan pasokan. Kondisi tersebut berpotensi mendorong Apple menaikkan harga jual perangkat premium terbarunya saat diluncurkan nanti.
Sebelumnya, CEO Apple Tim Cook mengisyaratkan perusahaan dapat menyesuaikan harga sejumlah produk akibat kenaikan harga memori yang terjadi di pasar global. Meski belum mengungkap besaran kenaikan, laporan The Wall Street Journal dan firma riset TechInsights memperkirakan dampaknya terhadap lini iPhone generasi berikutnya.
Berdasarkan estimasi TechInsights, biaya komponen RAM 12GB yang digunakan pada iPhone 17 Pro tahun lalu mencapai sekitar US$ 39. Namun untuk iPhone 18 Pro dengan kapasitas penyimpanan 256GB, biaya RAM yang sama diperkirakan melonjak menjadi US$ 145.
Kenaikan juga terjadi pada komponen penyimpanan internal. Jika sebelumnya memori 256GB hanya menelan biaya sekitar US$ 13, kini nilainya diperkirakan meningkat menjadi sekitar US$ 51.
Akibat lonjakan harga komponen tersebut, biaya produksi iPhone 18 Pro diperkirakan mencapai US$ 726 per unit, lebih tinggi dibandingkan biaya produksi iPhone 17 Pro yang berada di kisaran US$ 582.
Riset TechInsights menunjukkan Apple memperoleh margin keuntungan sekitar 47% dari penjualan iPhone 17 Pro 256GB yang dibanderol US$ 1.099 di Amerika Serikat. Jika margin serupa dipertahankan, harga iPhone 18 Pro berpotensi mencapai US$ 1.371.
Meski demikian, setelah mempertimbangkan strategi penyesuaian harga, perangkat tersebut diperkirakan akan dipasarkan dengan harga sekitar US$ 1.299, yang masih memberikan margin laba kotor sekitar 44%.
Harga tersebut bahkan berpotensi lebih tinggi karena iPhone 18 Pro dirumorkan akan mengusung sistem kamera baru dengan lensa bukaan variabel (variable aperture). Teknologi tersebut disebut memiliki biaya produksi setidaknya 50% lebih mahal dibandingkan sistem kamera saat ini.
Jika fitur kamera baru tersebut benar-benar digunakan, harga awal iPhone 18 Pro diperkirakan dapat menyentuh US$ 1.399 atau sekitar Rp 24,76 juta dengan asumsi kurs Rp 17.700 per dolar AS.
Sementara skenario harga US$ 1.299 setara sekitar Rp 22,99 juta. Setelah memperhitungkan pajak, biaya impor, distribusi, dan margin penjualan, harga resmi iPhone 18 Pro di Indonesia berpotensi berada di kisaran Rp 26 juta hingga Rp 28 juta untuk varian 256GB.
Kenaikan harga juga diprediksi akan merembet ke model tertinggi, iPhone 18 Pro Max. Perangkat tersebut diperkirakan dijual lebih mahal dibandingkan generasi sebelumnya yang saat ini dibanderol mulai US$ 1.199.
Meski masih sebatas prediksi dan belum dikonfirmasi Apple, laporan tersebut menunjukkan tekanan biaya komponen global mulai memberikan dampak nyata terhadap industri smartphone premium.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
62 Persen Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air




