ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Saat Pelayaran Kapal Mulai Pulih

Sabtu, 20 Juni 2026 | 20:58 WIB
AD
AD
Penulis: Alfi Dinilhaq | Editor: AD
Ilustrasi kapal di Selat Hormuz, Iran.
Ilustrasi kapal di Selat Hormuz, Iran. (ISNA via AP/Amirhosein Khorgooi)

Dubai, Beritasatu.com - Komando Militer Gabungan Iran menyatakan Selat Hormuz kembali ditutup untuk pelayaran menyusul serangan militer Israel di Lebanon. Pernyataan tersebut disampaikan melalui televisi pemerintah Iran pada Sabtu (20/6/2026) dan berpotensi memicu kekhawatiran baru terhadap pasokan energi global.

Melansir AP, pengumuman itu muncul hanya sehari setelah aktivitas pelayaran di Selat Hormuz menunjukkan pemulihan setelah kesepakatan sementara antara Amerika Serikat dan Iran yang membuka kembali jalur laut strategis tersebut bagi kapal-kapal komersial.

Data perusahaan intelijen perdagangan Kpler menunjukkan sedikitnya 20 kapal tanker minyak melintasi Selat Hormuz pada Kamis (19/6/2026). Jumlah tersebut menjadi lalu lintas kapal tanker tertinggi sejak 2 Juni 2026.

ADVERTISEMENT

Secara keseluruhan, sebanyak 25 kapal, termasuk kapal tanker, kapal kargo, dan kapal kontainer, tercatat melintas di jalur tersebut. Meski meningkat, angka itu masih berada di bawah kondisi normal sebelum konflik, ketika lebih dari 100 kapal melintasi Selat Hormuz setiap hari.

Peningkatan aktivitas pelayaran terjadi setelah Angkatan Laut AS mengakhiri blokade terhadap Iran dan Teheran mengizinkan kapal-kapal komersial melintas tanpa membayar biaya transit selama 60 hari sebagai bagian dari kesepakatan sementara kedua negara.

Menurut Kpler, lalu lintas pelayaran berlangsung relatif seimbang dengan 13 kapal bergerak dari barat ke timur dan 12 kapal dari timur ke barat. Tiga kapal tanker super milik Arab Saudi dan satu kapal tanker dari Uni Emirat Arab juga tercatat melintasi Selat Hormuz pada hari yang sama.

Perusahaan tersebut juga melaporkan kapal tanker super Iran yang sebelumnya mematikan transponder selama konflik mulai kembali mengaktifkan perangkat pelacak tersebut. Sedikitnya lima kapal tanker super Iran bermuatan minyak terlihat meninggalkan kawasan Teluk pada Jumat (20/6/2026).

“Arus kapal dua arah menunjukkan bahwa perdagangan minyak mentah Iran secara bertahap kembali mendekati pola operasi normal,” tulis analis Kpler dalam laporannya.

Namun, pernyataan terbaru dari militer Iran berpotensi mengubah situasi tersebut. Selat Hormuz merupakan salah satu jalur pelayaran energi terpenting di dunia yang menjadi penghubung utama ekspor minyak dari kawasan Teluk Persia ke pasar internasional.

Sekitar 20% perdagangan minyak global melewati Selat Hormuz setiap harinya. Karena itu, setiap gangguan terhadap jalur tersebut berisiko memicu lonjakan harga minyak dan meningkatkan ketidakpastian di pasar energi dunia.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Iran Tutup Selat Hormuz karena AS Langgar Kesepakatan Damai

Iran Tutup Selat Hormuz karena AS Langgar Kesepakatan Damai

INTERNASIONAL
Iran Umumkan Aturan Baru bagi Kapal yang Ingin Melintasi Selat Hormuz

Iran Umumkan Aturan Baru bagi Kapal yang Ingin Melintasi Selat Hormuz

INTERNASIONAL
Trump Klaim AS Diam-diam Loloskan 87 Kapal Tanker Lewati Selat Hormuz

Trump Klaim AS Diam-diam Loloskan 87 Kapal Tanker Lewati Selat Hormuz

INTERNASIONAL
Pelayaran Kapal Tanker Mulai Aktif Kembali di Selat Hormuz

Pelayaran Kapal Tanker Mulai Aktif Kembali di Selat Hormuz

INTERNASIONAL
Harga Minyak Dunia Terkoreksi, BBM Nonsubsidi Berpeluang Ikut Turun?

Harga Minyak Dunia Terkoreksi, BBM Nonsubsidi Berpeluang Ikut Turun?

EKONOMI
Harga Minyak Turun setelah Damai AS-Iran, Pasokan Kembali Mengalir

Harga Minyak Turun setelah Damai AS-Iran, Pasokan Kembali Mengalir

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon