Motor Ojol Viral Dikembalikan, Hotman Paris: No Viral No Justice!
Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:26 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Motor milik pengemudi ojek online (ojol) yang sempat viral karena disita petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta Timur akhirnya dikembalikan kepada pemiliknya. Kasus ini kembali menjadi sorotan publik, setelah pengacara kondang Hotman Paris mengunggah video pengembalian kendaraan tersebut di media sosial.
Dalam unggahan di akun Instagram miliknya, Hotman Paris memperlihatkan pengemudi ojol bernama Sulis Agung Wibowo yang mengucapkan terima kasih setelah sepeda motor miliknya dikembalikan oleh pihak Dishub Jakarta Timur.
Motor yang sempat diamankan petugas tersebut merupakan Yamaha Jupiter Z berwarna hitam dengan lis oranye bernomor polisi K 6832 MA.
Menanggapi kasus tersebut, Hotman Paris memberikan komentar singkat yang langsung menarik perhatian warganet.
"No viral no justice," kata Hotman Paris, Sabtu (20/6/2026).
Sementara itu, Sulis menjelaskan, motornya sebenarnya langsung dikembalikan pada hari yang sama setelah dilakukan komunikasi dengan pihak terkait.
"Motor langsung dikembalikan saat itu juga, dan saya tidak dimintai uang karena dari bapak kepalanya merupakan normalisasi," ujarnya dalam video yang diunggah Hotman Paris.
Sulis juga mengakui kesalahannya karena memarkirkan kendaraan di lokasi yang tidak diperbolehkan. Menurut dia, saat itu dirinya hanya berhenti sebentar untuk mengambil pesanan makanan pelanggan.
"Begitu saya parkir memang makanannya sudah jadi, ya saya langsung ambil. Saya tidak tahu kalau tidak boleh parkir di situ, saya hanya dua menit di situ. Saya akui saya salah," tegasnya.
Ia mengaku panik saat melihat motornya diangkut petugas karena kendaraan tersebut merupakan alat utama untuk bekerja dan menghidupi keluarganya.
"Saya panik karena memang saya mempertahankan motor saya. Memang waktu saya jadi terhambat, dan saya sudah meminta maaf kepada customer," tuturnya.
Sebelumnya, video yang memperlihatkan Sulis bergelantungan di pintu truk pengangkut kendaraan milik Dishub viral di media sosial.
Dalam video tersebut, ia memohon agar motornya tidak dibawa karena menjadi satu-satunya sarana mencari nafkah.
"Pak tolong, saya butuh uang, anak saya butuh sekolah! Saya butuh makan pak, rumah saya di Bekasi. Tolong pak, mohon maaf pak saya butuh kebijaksanaan dari Bapak. Saya belum dapat order dari pagi, pak. Saya enggak punya uang, saya belum dapat pengelaris dari pagi, baru ini saya dapat order," kata Sulis dalam video viral tersebut.
Kasus ini memicu beragam respons dari masyarakat di media sosial. Banyak warganet menyoroti pentingnya penegakan aturan yang tetap mempertimbangkan aspek kemanusiaan, terutama bagi pekerja sektor informal yang bergantung pada kendaraan untuk mencari nafkah.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Pemadaman Listrik di Surabaya Sempat Ganggu Stasiun dan Fasilitas Umum




