Wisata Boyolali Diserbu Warga Saat Libur, Tubing Jadi Favorit
Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:21 WIB
Boyolali, Beritasatu.com — Momentum libur panjang sekolah dimanfaatkan banyak keluarga untuk berwisata. Salah satu destinasi yang menjadi magnet pengunjung adalah Panorama Boyolali di Desa Nepen, Kecamatan Teras, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.
Sejak pagi, kawasan wisata alam tersebut dipenuhi wisatawan yang datang dari berbagai daerah. Mereka menikmati suasana pedesaan yang sejuk sekaligus mencoba beragam aktivitas rekreasi yang tersedia.
Anak-anak terlihat antusias bermain air dan berenang, sementara wisatawan lainnya menjajal wahana favorit seperti menangkap ikan, tubing menyusuri aliran air, hingga menunggang kuda.
Beragam pilihan aktivitas tersebut membuat Panorama Boyolali menjadi tujuan wisata keluarga selama masa liburan sekolah. Daya tarik lain destinasi ini adalah harga tiket yang terjangkau.
Dengan biaya masuk Rp 10.000 per orang, pengunjung sudah dapat menikmati suasana alam dan berbagai fasilitas pendukung. Sementara untuk wahana tertentu dikenakan biaya tambahan sesuai jenis aktivitas yang dipilih.
Sri Maryati, wisatawan asal Semarang, mengaku terkesan dengan suasana dan biaya wisata yang ramah di kantong.
“Saya bersama rombongan RT, tadi sudah tubing, naik kuda. Saya baru kali ini, kalau teman-teman saya sudah dua sampai tiga kali ke sini,” ujar Sri.
Meningkatnya jumlah wisatawan selama libur sekolah juga memberikan dampak positif bagi pelaku UMKM di sekitar lokasi.
Pedagang makanan dan pelaku usaha pendukung wisata ikut merasakan peningkatan pendapatan dari ramainya kunjungan.
Pengelola Panorama Boyolali, Joko Mulyono, mengatakan antusiasme pengunjung pada liburan sekolah tahun ini cukup tinggi. Untuk memenuhi kebutuhan wisatawan, pihaknya menyiapkan berbagai wahana yang cocok untuk anak-anak maupun keluarga.
“Kami menyediakan berbagai wahana menarik untuk para pengunjung. Anak-anak bisa bermain air sambil mencari ikan, terapi ikan, tubing, FTV, tunggang kuda dan lainnya,” kata Joko kepada Beritasatu.com, Sabtu (20/6/2026).
Ia menegaskan harga tiket masuk tetap tidak berubah meski memasuki masa libur panjang. Pengunjung hanya perlu membayar biaya tambahan apabila ingin menikmati wahana tertentu.
“Kalau biaya tubing ada yang Rp 10.000 dan Rp 20.000. Sedangkan tunggang kuda Rp 20.000 dan FTV Rp 30.000,” ujarnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Pemadaman Listrik di Surabaya Sempat Ganggu Stasiun dan Fasilitas Umum




