ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Bus Jemaat Gereja Terguling di Pantai Melur Batam, 1 Tewas

Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:59 WIB
FA
BW
Penulis: Febry Andrean Amoga | Editor: BW
Ilustrasi kecelakaan bus.
Ilustrasi kecelakaan bus. (Beritasatu.com/Muhammad Reza)

Batam, Beritasatu.com — Kecelakaan lalu lintas terjadi di kawasan wisata Pantai Melur, Barelang, Batam, saat sebuah bus yang mengangkut puluhan jemaat gereja terguling, Sabtu (20/6/2026). Kendaraan tersebut diduga mengalami rem blong ketika melintas di jalan menurun menuju lokasi wisata.

Peristiwa yang terjadi saat rombongan hendak mengikuti kegiatan ibadah pantai itu mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan puluhan lainnya mengalami luka berat maupun luka ringan.

Seusai kejadian, warga bersama petugas berupaya mengevakuasi para korban yang terjebak di dalam bus. Proses evakuasi berlangsung dramatis karena sebagian penumpang mengalami luka dan membutuhkan pertolongan segera.

ADVERTISEMENT

Korban meninggal dunia diketahui sempat dievakuasi dan dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Namun, nyawanya tidak dapat diselamatkan akibat luka yang diderita setelah terjepit di dalam kendaraan.

Sementara itu, puluhan korban lainnya mendapat perawatan medis di sejumlah rumah sakit di Batam, di antaranya RSUD Embung Fatimah, RS Graha Hermine, RS Bunda Halimah, dan RS Awal Bros.

Kasat Lantas Polresta Barelang, Kompol Afiditya Arief Wibowo, mengatakan hasil pemeriksaan sementara mengarah pada dugaan rem blong sebagai penyebab kecelakaan.

Menurutnya, bus yang mengangkut sekitar 30 hingga 40 jemaat gereja itu melaju di jalan yang menurun dan menikung menuju Pantai Melur. Sopir diduga kehilangan kendali setelah sistem pengereman tidak berfungsi dengan baik.

“Bus ini diperkirakan mengangkut 30 hingga 40 penumpang jemaat gereja. Para penumpang dikabarkan satu orang meninggal saat menuju rumah sakit, sementara puluhan korban sudah dilarikan ke berbagai rumah sakit. Dari keterangan saksi, mobil mengalami rem blong saat menurun ke arah pantai dan akhirnya terguling,” ujar Afiditya.

Hingga kini, petugas masih melakukan pendataan terhadap seluruh korban serta menyelidiki penyebab pasti kecelakaan tersebut. Sementara sopir bus masih menjalani perawatan di rumah sakit karena mengalami luka yang cukup serius.


 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon