Penjualan Motor Listrik Indomobil Melonjak setelah Harga BBM Naik
Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:19 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - PT Indomobil eMotor Internasional mencatat lonjakan penjualan motor listrik setelah kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Meningkatnya biaya penggunaan kendaraan berbahan bakar bensin disebut mendorong masyarakat mulai beralih ke kendaraan listrik yang dinilai lebih hemat untuk penggunaan harian.
Meski belum mengungkapkan angka penjualan secara rinci, CEO PT Indomobil eMotor Internasional Pius Wirawan mengatakan perusahaan mengalami peningkatan penjualan yang signifikan dibandingkan periode sebelumnya.
“Apalagi setelah kemarin ada kenaikan harga BBM, itu kita lihat penjualan kita naik sekitar 3-4 kali lipat,” kata Pius seusai peluncuran motor listrik terbaru Tyranno X di Jakarta Fair, JIExpo Kemayoran, Jakarta, Sabtu (20/6/2026).
Menurutnya, tren peralihan ke kendaraan listrik juga terlihat dari meningkatnya aktivitas tukar tambah motor berbahan bakar bensin dengan motor listrik. Kondisi tersebut bahkan mulai berdampak pada pasar kendaraan bekas.
Pius mengungkapkan sejumlah showroom motor bekas melaporkan peningkatan stok kendaraan karena banyak konsumen memilih menukar motornya untuk mendapatkan motor listrik.
“Bahkan kita sedang mengantisipasi informasi dari teman-teman showroom motor bekas, bahwa sekarang motor-motor bekas ini agak banjir di showroom karena banyak sekali yang coba untuk tukar tambah ke motor listrik,” imbuhnya.
Ia menilai kenaikan harga BBM menjadi salah satu pemicu masyarakat mulai memperhitungkan biaya operasional kendaraan dalam jangka panjang. Dalam situasi tersebut, motor listrik dianggap sebagai alternatif yang lebih efisien untuk menekan pengeluaran transportasi sehari-hari.
Selain faktor ekonomi, Pius menilai tingkat pemahaman masyarakat mengenai manfaat kendaraan listrik masih terus berkembang. Ia meyakini permintaan motor listrik akan semakin meningkat seiring bertambahnya kesadaran publik terhadap efisiensi dan keunggulan kendaraan ramah lingkungan tersebut.
“Karena masyarakat belum banyak yang aware mengenai motor listrik. Karena begitu semuanya sudah aware motor listrik ini solusi. Jadi semua motor bensin tuh kebanyakan akan ditukar tambah dan permintaannya untuk motor listrik, motor bensin akan berkurang,” ujarnya.
Pius menambahkan pasar kendaraan listrik nasional masih memiliki peluang pertumbuhan yang besar dalam beberapa tahun mendatang. Karena itu, perusahaan terus memantau perkembangan tren dan kebutuhan konsumen di segmen kendaraan listrik.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
TNI AL Perkuat Armada Laut dengan Kapal Nirawak Buatan RI
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Pemadaman Listrik di Surabaya Sempat Ganggu Stasiun dan Fasilitas Umum




